Pengeroyokan Wartawan di Serang

Detik-Detik Pengeroyokan Wartawan di Serang: Sempat Disekap dan Diacungkan Golok Anggota Ormas

Wartawan ungkap detik-detik pengeroyokan yang dilakukan oknum Brimob, sempat disekap hingga diacungkan golok.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
tangkapan layar video
Wartawan ungkap detik-detik pengeroyokan yang dilakukan oknum Brimob, dan sempat disekap hingga diacungkan golok. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang wartawan Jawa Pos Hendi menceritakan detik-detik terjadinya insiden pengeroyokan kepada wartawan usai meliput kegiatan penyegelan yang dilakukan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) di PT Genesis Regeneration Smelting yang berlokasi di Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

"Setelah liputan, mau arah pulang dipanggil salah seorang anggota Brimob minta menghadap HRD, tapi menolak karena takut di kunci ada gelagat buruk," kata Hendi kepada TribunBanten.com, Kamis, (21/8/2025).

Saat hendak pulang menaiki sepeda motor, kata Hendi, dirinya sempat dicegat oknum Brimob sambil teriak-teriak minta untuk mematikan sepeda motornya.

Baca juga: BREAKING NEWS Dua Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Serang Ditangkap Polisi, Oknum Brimob Terlibat?

"Saya sempat menyelamatkan diri, tapi humas KLH habis dipukulin sampe diinjak-injak, sama teman kita anak TribunBanten juga abis dipukulin," ungkapnya.

Hendi mengaku, dirinya sempat disekap bersama wartawan kontributor SCTV oleh sejumlah oknum ormas.

"Saya sama kontri SCTV sempat disandera sama oknum ormas, dia bilang gara-gara kalian saya jadi pengangguran," ucapnya.

Tak lama dari itu, lanjut Hendi, datang lah rombongan Deputi KLH yang sudah pulang terlebih dahulu kembali lagi ke lokasi Pabrik.

"Pak Deputi Pak Rizal langsung keluar dari mobil langsung nendang oknum ormas, tapi si oknum ormas itu ngelawan sampai baku hantam juga itu sama Pak Deputi," ucapnya.

"Dan itu oknum brimob yang tadinya coba nyerang kita, karena lihat Pak Deputi jadi pura-pura nenangin gitu," tambahnya.

Hendi bilang, ada dua oknum anggota Brimob di luar area pabrik dan beberapa lainnya di dalam pabrik.

"Yang saya lihat itu oknum brimob ada 2 orang di luar, tapi ada beberapa juga di dalam pabrik."

"Kalau oknum ormas itu banyak, ada sekitar 30 orang mah," tuturnya.

Sementara, wartawan detikcom bernama Iqbal mengatakan, dirinya sempat diacungkan golok oleh oknum anggota Ormas yang berjaga di depan pabrik.

Baca juga: PWI Pandeglang Desak Oknum Brimob yang Diduga Ikut Keroyok Wartawan di Serang Ditangkap

"Pas di parkiran udah masuk mobil. Ada seorang security nyamperin, dia nanya 'dari media ya? Sini dulu, ngobrol dulu'."

"Karena gelagat yang udah ga enak, saya ga mau."

"Eh tiba-tiba ada oknum ormas nyerang dari arah warung, di depan pabrik itu ada warung kan, itu ada yang bawa golok," ungkapnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved