Pengeroyokan Wartawan di Serang
Pengeroyokan Wartawan dan Staf KLH di Serang, Menteri Hanif: Negara Tak Boleh Kalah oleh Premanisme
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol menegaskan negara tak boleh kalah oleh premanisme usai kasus pengeroyokan wartawan dan staf KLH.
Penulis: Ade Feri | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ade Feri Anggriawan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menegaskan pihaknya tidak akan gentar dalam melakukan penertiban terhadap perusahaan-perusahaan yang terbukti mencemari lingkungan.
Ia mengatakan, meski staf kementeriannya bersama beberapa wartawan baru saja mengalami pengeroyokan saat penyegelan salah satu perusahaan di Kabupaten Serang, hal itu tidak sedikit pun mengecilkan nyali mereka.
Sebab, kata dia, tanggung jawab terhadap rakyat jauh lebih besar dibandingkan ancaman premanisme yang dilakukan oleh oknum tertentu.
Baca juga: SOSOK Bos PT Genesis Serang Banten, Perusahaan Disegel KLH Berujung Pengeroyokan Wartawan
“(Pengeroyokan) ini tidak menyurutkan langkah kita sedikit pun. Tidak kemudian mengecilkan nyali kita, tidak ada itu,” tegas Hanif saat menjenguk korban pengeroyokan di Kantor Redaksi TribunBanten.com, Jumat (22/8/2025).
“Kita akan terus melakukan penertiban-penertiban. Kami tidak akan pernah takut, tidak akan pernah gentar,” sambungnya.
Menurut Hanif, demi mengembalikan kualitas lingkungan hidup yang sehat, negara tidak boleh kalah menghadapi tindakan arogan seperti yang terjadi di Kabupaten Serang.
“Negara tidak boleh kalah dengan kegiatan premanisme. Siapa pun orangnya, kami tidak masalah. Kami tetap akan melaksanakan tugas negara yang diperintahkan kepada kami,” ujarnya.
“Apalagi tanggung jawab kami kepada rakyat lebih besar ketimbang ancaman oleh para preman itu,” jelasnya.
Hanif juga mengaku sangat mengharapkan dukungan penuh dari para jurnalis untuk turut serta menyebarkan informasi seluas-luasnya terkait aktivitas pencemaran lingkungan.
“Saya dan kami semua masih memerlukan dukungan dari teman-teman jurnalis untuk memberikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat, sebagai upaya bersama mengembalikan kualitas lingkungan,” pungkasnya.
Sebelumnya, insiden pengeroyokan terjadi saat tim Gakkum KLH melakukan penyegelan PT Genesis Regeneration Smelting (GRS) di Jawilan, Serang, karena diduga mencemari lingkungan.
Saat penyegelan berlangsung, delapan wartawan yang tengah meliput mendapat pelarangan dari petugas keamanan perusahaan hingga berujung aksi pengeroyokan.
Dari sejumlah korban, dua di antaranya mengalami luka serius. Mereka adalah Muhammad Rifky, wartawan TribunBanten.com dan staf Humas KLH.
pengeroyokan wartawan
Kementerian Lingkungan Hidup
Menteri Lingkungan Hidup
Hanif Faisol Nurofiq
Kabupaten Serang
| Kasus Pengeroyokan Staf Humas KLH dan Wartawan di Jawilan, Lima Warga Serang Dihukum 7 Bulan Penjara |
|
|---|
| 5 Terdakwa Penganiaya Wartawan dan Staf KLH di Serang Banten Dituntut 10 Bulan Penjara |
|
|---|
| Keroyok Staf KLH dan Wartawan di Pabrik Limbah Serang, Lima Terdakwa Dituntut 10 Bulan Penjara |
|
|---|
| Berkas Anggota Brimob Terduga Pelaku Pengeroyokan Wartawan di Serang Dilimpahkan ke Kejaksaan |
|
|---|
| Lima Tersangka Pengeroyokan Wartawan dan Staf KLH di PT GRS Resmi Dilimpahkan ke Kejari Serang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/menteri-LH-haniif-di-tribun.jpg)