Donald Trump Sakit Apa? Tangan Kanan Terlihat Memar Ditutupi Bedak

Publik saat ini tengah dibuat penasaran dengan penyakit yang dialami Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Tayang:
Editor: Ahmad Tajudin
khaberni/tangkap layar
DITUTUPI BEDAK - Tangkap layar Khaberni, Minggu (24/8/2025), menunjukkan punggung tangan kanan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ditutupi bedak atas memar atau kondisi fisik yang dialami. Hal ini memicu spekulasi soal kesehatan Trump yang kini sudah menginjak usia 79 tahun. 

TRIBUNBANTEN.COM - Publik saat ini tengah dibuat penasaran dengan penyakit yang dialami Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pasalnya, potret memar baru di tangan kanan Presiden Donald Trump, yang ditutupi lapisan alas bedak tebal, telah memicu keingintahuan dan spekulasi media tentang kesehatannya.

Untuk diketahui, Donald Trump adalah presiden ke-47 Amerika Serikat, dengan masa jabatan yang dimulai pada 20 Januari 2025. Sebelumnya ia dikenal sebagai seorang pengusaha, tokoh media, dan politisi Amerika Serikat dan pernah menjabat sebagai presiden ke-45 Amerika Serikat dari tahun 2017 hingga 2021.

Baca juga: Jokowi Sakit Apa? Terungkap saat Gelar Tasyakuran Ulang Tahun ke-68 di Solo, Warga Doakan Kesembuhan

Lantas Donald Trump sakit apa?

The Daily Beast mengonfirmasi kalau alas bedak matte di tangan presiden terlihat jelas kali ini.

Laporan tersebut mencatat bahwa Trump yang berusia 79 tahun telah menggunakan riasan untuk menutupi memar di tangan kanannya pada beberapa kesempatan sejak kembali menjabat.

"Presiden Trump adalah sosok yang dekat dengan rakyat, bertemu dan berjabat tangan dengan lebih banyak warga Amerika setiap hari dibandingkan presiden mana pun dalam sejarah," ujar juru bicara Gedung Putih, Caroline Leavitt, dalam sebuah pernyataan dikutip dari Khaberni, Minggu (24/8/2025). 

"Komitmennya teguh, dan ia menunjukkannya setiap hari."

Baca juga: Ini Dugaan Penyakit yang Dialami Jokowi, Hingga Disarankan Segera Dirawat ke Guangzhou Hospital

Itulah pembenaran yang dikeluarkan Gedung Putih, saat menyatakan bahwa memar yang muncul pada bulan Februari disebabkan oleh jabat tangan presiden yang berulang kali.

Mengomentari hal ini, jurnalis Noel Williams menyarankan agar Presiden AS mengganti jabat tangan dengan jenis salam lainnya.

 
Selain itu, selama pidatonya di Gedung Putih, Trump menghabiskan sebagian besar waktunya dengan melipat tangannya di atas meja, menutupi telapak tangan kanannya dengan tangan kiri, tetapi ketika ia berdiri, alas bedaknya terlihat di kulitnya.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan bulan lalu, Gedung Putih melaporkan bahwa Trump menderita insufisiensi vena kronis, suatu kondisi umum di antara orang-orang seusianya.

"Gedung Putih telah berterus terang mengenai diagnosis Trump, tetapi kadang-kadang mengelak pertanyaan tentang kesehatan presiden ketika ditanya tentang pergelangan kakinya yang bengkak dan tangannya yang terluka," tulis laporan tersebut.

Riwayat Kesehatan Donald Trump

Donald Trump memang menjadi figur yang tak pernah jauh dari perhatian publik—termasuk soal kesehatannya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved