Berita DPRD Kota Serang
Hasil Reses DPRD Kota Serang: Jalan Rusak dan PJU Minim Dikeluhkan Warga
Hasil reses DPRD Kota Serang menyoroti keluhan warga terkait jalan rusak dan minimnya Penerangan Jalan Umum di enam kecamatan di Kota Serang
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Warga Kota Serang menyoroti kondisi infrastruktur jalan rusak dan minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU) dalam kegiatan reses anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di enam kecamatan se-Kota Serang.
Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Kota Serang tentang pembukaan masa persidangan ke-III tahun 2026–2027 di ruang rapat paripurna DPRD Kota Serang, Rabu (18/2/2026).
Enam kecamatan tersebut meliputi Cipocok Jaya, Walantaka, Serang, Kasemen, Taktakan, dan Curug.
Baca juga: Ketua DPRD Kota Serang Tegaskan Reses Bukan Formalitas, Aspirasi Warga Siap Diperjuangkan
Kota Serang terdiri dari 67 kelurahan dengan luas wilayah 266,71 kilometer persegi.
Wakil Ketua DPRD Kota Serang, Roni Alfanto, mengatakan aspirasi terkait PJU menjadi salah satu yang paling banyak disampaikan masyarakat.
“Memang banyak aspirasi masyarakat yang menginginkan jalan-jalan di Kota Serang dilengkapi dengan penerangan jalan umum. Hal ini menjadi salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan warga di berbagai wilayah,” ujar Roni.
Selain PJU, warga juga menyoroti kerusakan pada sejumlah ruas jalan lingkungan dan jalan penghubung antarwilayah.
DPRD mencatat berbagai usulan tersebut untuk dibahas bersama pemerintah daerah dalam proses perencanaan dan penganggaran.
Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia, menyatakan keluhan masyarakat hampir seragam di setiap kecamatan.
“Kalau saya melihat sekilas, aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat berkaitan dengan perbaikan jalan dan PJU. Hampir di setiap kecamatan dua hal ini yang paling dominan,” kata Agis.
Ia menjelaskan seluruh hasil reses DPRD akan dibahas bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.
Terkait perbaikan jalan, Pemkot Serang masih dalam tahap awal perencanaan karena tahun anggaran baru berjalan. Realisasi fisik diperkirakan mulai sekitar Maret dengan memperhitungkan kondisi cuaca agar tidak terkendala musim hujan.
Sementara itu, berdasarkan pemetaan sementara, kebutuhan PJU di Kota Serang mencapai lebih dari 10 ribu titik.
Namun, angka tersebut masih merupakan total usulan yang masuk dan akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah.
“Realisasinya akan ditentukan berdasarkan skala prioritas dan urgensi di lapangan. Untuk angka finalnya masih dalam pembahasan,” jelas Agis.
| DPRD Kota Serang Buka Aduan 24 Jam Soal SPMB, Warga Diminta Lapor Jika Ada Jual Beli Kursi Sekolah |
|
|---|
| DPRD Kota Serang Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pengarusutamaan Gender |
|
|---|
| DPRD Kota Serang Beri Catatan LKPJ 2025, Dorong Optimalisasi PAD dan Investasi |
|
|---|
| Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penyelesaian Tunggakan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| DPRD Apresiasi Kenaikan IPM Kota Serang, Capai 77,50 pada 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/RAPAT-PARIPURNA-Kiri-Wakil-Wali-Kota-Serang-Nur-Agis-Aulia-te.jpg)