Selain Bimbel, Dwi Hartono Pembunuh Ilham Kacab Bank BUMN Diduga Kelola Banyak Yayasan

Kasus pembunuhan Ilham Pradipta menyeret motivator sekaligus pendiri Guruku.com, Dwi Hartono. Polisi ungkap fakta baru

Editor: Abdul Rosid
Kolase/Kompas.com
Kasus pembunuhan Ilham Pradipta menyeret motivator sekaligus pendiri Guruku.com, Dwi Hartono. Polisi ungkap fakta baru, selain bimbel, Dwi diduga kelola banyak yayasan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Polisi kembali mengungkap fakta baru dalam kasus penculikan dan pembunuhan tragis Kepala Cabang (Kacab) sebuah bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta (37). 

Tersangka utama, Dwi Hartono, yang dikenal sebagai motivator sekaligus pendiri platform bimbel Guruku.com, ternyata diduga mengelola lebih dari sekadar bisnis bimbingan belajar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, membenarkan identitas media sosial milik Dwi Hartono.

“Benar, akun Instagram @klanhartono adalah milik DH,” kata Ade Ary saat dikonfirmasi, Selasa (26/8/2025).

Baca juga: Mengenal Guruku.com, Bimbel Milik Dwi Hartono, Aktor Pembunuh Ilham Kacab Bank BUMN

Jejak Yayasan Dwi Hartono

Penelusuran menunjukkan, selain Guruku.com, Dwi Hartono juga terhubung dengan sebuah yayasan bernama Hartono Foundation yang ditautkan dalam bio Instagram-nya. Yayasan tersebut mengklaim bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan pengembangan UMKM.

Akun Instagram @hartono_foundation pertama kali aktif pada 1 Februari 2019 dengan unggahan terkait beasiswa mahasiswa perguruan tinggi. 

Kegiatan yayasan tampak berfokus pada bantuan pendidikan, meski dalam keterangan akun juga disebut terlibat dalam program kesehatan serta UMKM.

Unggahan terakhir tercatat pada 21 Juli 2024.

Penangkapan Dwi Hartono di Solo

Polisi berhasil menangkap Dwi Hartono bersama dua tersangka lain, YJ dan AA, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/8/2025) malam sekitar pukul 20.15 WIB. 

Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan oleh tim gabungan Polda Metro Jaya.

Sehari berselang, tersangka lain berinisial C ditangkap di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara. Hingga kini, total sudah 15 orang tersangka yang diamankan dalam kasus ini. 

Sebelumnya, empat pelaku lain berinisial AT, RS, RAH, dan RW ditangkap di Jakarta serta Labuan Bajo.

Kronologi Penculikan hingga Penemuan Jasad

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved