Tiga Daerah di Banten Masih Tergenang Banjir, Ini Daftranya

BPBD Banten mencatat sejumlah wilayah di Tangerang, Serang, hingga Pandeglang masih tergenang banjir dengan ketinggian air hingga satu meter.

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
Dok Pribadi
Banjir akibat luapan Sungai Cilemer merendam Desa Idaman, Pandeglang - BPBD Banten mencatat sejumlah wilayah di Tangerang, Serang, hingga Pandeglang masih tergenang banjir dengan ketinggian air hingga satu meter. 

Laporan Jurnalis TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bencana hidrometeorologi yang melanda Provinsi Banten dalam beberapa hari terakhir masih menyisakan dampak di sejumlah daerah.

Hingga Kamis (15/1/2026) sore, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mencatat masih terdapat wilayah yang mengalami genangan banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari puluhan sentimeter hingga mencapai satu meter.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Muhajidin, mengatakan bahwa berdasarkan data sementara per 15 Januari 2026 pukul 16.30 WIB, genangan air masih terjadi di sejumlah kabupaten dan kota, terutama di wilayah pesisir dan daerah aliran sungai yang terdampak curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Empat Hari Warga Cakung Serang Terendam Banjir, Obat-Obatan jadi Kebutuhan Mendesak

“BPBD terus melakukan pemantauan dan pembaruan data secara berkala, serta berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota untuk memastikan kondisi lapangan dan penanganan warga terdampak,” kata Lutfi.

Di Kabupaten Tangerang, genangan air masih dilaporkan terjadi di beberapa kecamatan, yakni Kosambi, Pakuhaji, Mauk, Tigaraksa, dan Balaraja.

Sejumlah permukiman warga di wilayah tersebut masih tergenang, meskipun air di beberapa titik mulai menunjukkan tanda-tanda surut.

Sementara itu, di Kabupaten Serang, genangan banjir masih terpantau di sejumlah desa dengan ketinggian air yang bervariasi.

Di Desa Bumijaya, air dilaporkan menggenangi permukiman dengan ketinggian sekitar 30 hingga 70 sentimeter.

Genangan juga terjadi di Desa Tengkurak, tepatnya di Kampung Tengkurak, dengan ketinggian sekitar 15 hingga 20 sentimeter.

Selain itu, wilayah Desa Karang Suraga dan Desa Rancasanggal masih tergenang air setinggi 20 hingga 40 sentimeter.

Di Perumahan Ketos Regency, Desa Ketos, serta Perumahan BNL di Desa Nagara, genangan air tercatat mencapai 50 hingga 60 sentimeter.

Beberapa akses jalan juga terdampak banjir, seperti di Desa Carenang Udik dan Desa Tunjung Teja, dengan ketinggian air sekitar 50 sentimeter yang mengganggu mobilitas warga.

Genangan tertinggi di Kabupaten Serang dilaporkan terjadi di Desa Cakung, Kampung Kuranji, dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 hingga 80 sentimeter.

Wilayah dengan dampak paling luas tercatat berada di Kabupaten Pandeglang. Di Kecamatan Patia, genangan air masih merendam sejumlah desa dan kampung dengan ketinggian berkisar antara 30 sentimeter hingga satu meter.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved