Kabar Dunia

Temui Emir Qatar, Presiden Prabowo Tegaskan Dukungan dan Solidaritas Indonesia untuk Doha 

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Emir Oatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani, sebagai bentuk solidaritas.

Tayang:
Editor: Ahmad Haris
Sekretariat Presiden
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Emir Oatar, Syekh Tamim bin Hamad Al-Thani, sebagai bentuk solidaritas. 

Namun serangan ini menimbulkan kerusakan serius di kawasan permukiman. 

Menurut laporan Al Jazeera, rudal yang ditembakkan Israel menghantam sebuah kompleks perumahan di wilayah padat penduduk. 

Akibatnya, sejumlah bangunan apartemen mengalami kerusakan parah, kaca-kaca jendela pecah, dan beberapa rumah di sekitar lokasi ikut terdampak gelombang ledakan. 

Menurut laporan kementerian Dalam Negeri Qatar, sedikitnya enam orang tewas, terdiri dari seorang pejabat keamanan Qatar dan lima anggota Hamas. 

Termasuk putra dari pemimpin Hamas di Gaza, Khalil al-Hayya, dan salah satu ajudannya, serta seorang perwira Qatar

Sementara itu, lebih dari 20 warga sipil dilaporkan luka-luka akibat terkena serpihan bangunan dan ledakan. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, mengatakan bahwa serangan ini bukan hanya melukai warga sipil, tetapi juga menimbulkan kerusakan infrastruktur publik, termasuk jaringan listrik dan komunikasi di area sekitar lokasi. 

“Kami mencatat kerusakan berat pada bangunan tempat tinggal, fasilitas umum, serta kendaraan warga. Serangan ini adalah pelanggaran berat hukum internasional dan mengancam keamanan warga Qatar,” ujarnya dalam pernyataan resmi. 

Serangan ini sontak memicu kemarahan pemerintah Qatar. Perdana Menteri Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al-Thani bersumpah tidak akan tinggal diam dan akan membalas tindakan Israel

"Qatar berhak menangani serangan terang-terangan ini dan akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menanggapinya," tegasnya. 

AS Tegaskan Qatar Berhak Membalas 

Amerika Serikat menyatakan Qatar memiliki hak untuk membalas serangan Israel yang mengguncang ibu kota Doha pada Selasa (9/9/2025). 

Namun, Presiden AS Donald Trump menegaskan dirinya tidak terlibat dalam keputusan militer Israel, dan menyebut serangan itu murni perintah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. 

Dalam pernyataan di platform Truth Social, Trump menulis bahwa serangan ke Qatar merupakan keputusan penuh Netanyahu.

Ia bahkan menegaskan bahwa dirinya justru menginginkan perang Gaza segera diakhiri. 

“Ini adalah keputusan yang dibuat oleh Perdana Menteri Netanyahu, bukan keputusan saya. Saya ingin perang Gaza BERAKHIR, SEKARANG!” tulis Trump. 

Trump mengaku baru mengetahui serangan tersebut setelah mendapat laporan dari militer AS pada Selasa pagi.

Menurutnya, serangan Israel ke Doha tidak menguntungkan siapa pun, baik Israel maupun Amerika.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved