Masyarakat dan Mahasiswa Turun ke Jalan, Tuntut Pemkab Serang Tindak Tegas Truk ODOL

Sejumlah masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK) melakukan aksi unjuk rada di Jalan Raya Kramatwatu.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
TribunBanten.com/Muhammad Uqel A
Masyarakat dan Mahasiswa di Kecamatan Kramatwatu turun ke jalan tuntut pemerintah tindak tegas truk ODOL yang melintas di Jalan Raya Kramatwatu. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sejumlah masyarakat dan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IMK) melakukan aksi unjuk rada di jalan raya Kramatwatu pada Kamis, (16/10/2025).

Pantauan TribunBanten.com di lokasi, massa aksi memblokade jalan raya Kramatwatu sehingga menyebabkan arus lalu lintas di jalan tersebut lumpuh.

Kendaraan roda empat dan dua dari arah Kota Serang menuju Kramatwatu dialihkan memutar menuju area jalan alun-alun Kramatwatu.

Baca juga: Penyeludupan 172.000 Benih Lobster Rp 5 Miliar di Bandara Soetta Digagalkan

Sejumlah kendaraan truk ODOL juga turut diberhentikan oleh massa aksi dan dipaksa putar balik menuju pintu tol Serang Barat.

Ketua Ikatan Mahasiswa Kramatwatu (IKM) Agung Permana mengatakan, bahwa masyarakat Kramatwatu banyak yang mengeluhkan terkait keberadaan truk ODOL yang melintas di jalan raya kramatwatu.

Bahkan, kata Agung, di jalan kramatwatu kerap terjadi kecelakaan hingga memakan korban jiwa.

"Aksi hari ini merupakan bentuk keresahan masyarakat, banyak debu, sering kecelakaan sampai memakan korban jiwa. Maka kami mendesak pemerintah agar menindak tegas truk ODOL," kata Agung kepada TribunBanten.com, Kamis, (16/10/2025).

Dikatakan Agung, dirinya juga meminta agar ada penerapan jam operasional untuk Truk ODOL di daerah Kramatwatu dan umumnya di Kabupaten Serang.

"Penerangan Jalan Umum (PJU) juga tidak berfungsi, rambu lalu lintas juga tidak ada yang di Kramatwatu. Tegakkan hukum bagi truk ODOL yang masih melintas," tegasnya.

Agung menegaskan, jika tidak ada upaya penindakan dari pemerintah terkait truk ODOL. Maka pihaknya akan mengerahkan massa yang lebih besar untuk aksi demonstrasi.

"Kita akan aksi yang lebih besar lagi, membawa massa yang lebih banyak lagi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved