Bawa Kabur Dana Desa, Ini Sosok Bendahara Desa Petir Serang di Mata Rekan Kerja

Bendahara Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten inisial YS diuga membawa kabur uang dana desa sekitar Rp1 miliar.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Muhammad Uqel/TribunBanten.com
Sekretaris Desa (Sekdes) Petir, Mulyadi, menceritakan sosok YS, Bendahara Desa Petir diduga membawa kabur dana desa sekitar Rp1 miliar. 

Ringkasan Berita:
  • Bendahara Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, berinisial YS, diduga membawa kabur dana desa sekitar Rp1 miliar.
  • Sekretaris Desa Petir, Mulyadi, menyebut YS dikenal ramah, mudah bergaul, dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.

 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bendahara Desa Petir, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Banten inisial YS diuga membawa kabur uang dana desa sekitar Rp1 miliar.

Aksi YS kali pertama diketahui pada 22 Agustus 2025. Kala itu Kepala Desa Petir merasa janggal lantaran dana desa tak kunjung cair.

Padahal desa lain sudah menerima pencairan dana desa. Setelah ditelusuri, dana desa ternyata mengalir ke rekening bendahara YS.

Akibatnya, pembangunan di Desa Petir terhenti, salah satunya pembangunan jalan poros desa.

Baca juga: KRONOLOGI Terungkapnya Bendahara Desa Petir Serang Bawa Kabur Dana Desa 2025

Sosok YS di Mata Rekan Kerja

 Sekretaris Desa (Sekdes) Petir, Mulyadi, menceritakan sosok YS dikenal sebagai pribadi yang cukup baik di lingkungan kerjanya.

Menurut Mulyadi, YS bahkan kerap mentraktir para staf desa dengan membelikan makanan dan minuman.

“Ya, sering mentraktir. Kadang beli makan, beli minuman es, atau apa gitu,” kata Mulyadi kepada TribunBanten.com, Rabu (15/10/2025).

Dari segi komunikasi, lanjut Mulyadi, YS juga dikenal ramah dan tidak menunjukkan gelagat mencurigakan.

“Kepribadian bendahara desa itu baik, tidak ada yang mencurigakan. Sama setiap staf juga dekat, komunikasinya baik dengan rekan kerja,” ujarnya.

Namun, Mulyadi mengaku sempat memergoki YS bermain judi online. Ia bahkan sudah menegurnya agar berhenti bermain.

“Waktu itu saya pernah lihat dia main judi slot. Saya bilang, jangan main itu, karena ada kasus kaur keuangan desa yang ditangkap gara-gara judi slot. Kata dia, sudah enggak (main), sudah tobat. Ya sudah, saya bilang jangan main lagi, enggak ada yang berhasil dari main judi itu,” tuturnya.

Saat ini, kata Mulyadi, YS kabur membawa dana desa sekitar Rp 1 miliar dan tengah dicari oleh masyarakat.

“Di rumahnya sekarang cuma ada istri dan tiga anaknya. Anak sulungnya baru lulus SD, anak kedua baru masuk SD, dan yang ketiga masih bayi,” ucapnya.

Mulyadi menambahkan, YS merupakan warga asal Medan, Sumatera Utara, yang menikah dengan warga Desa Petir.

“Aslinya orang Medan, tapi punya istri di Desa Petir. Sudah sekitar delapan tahun tinggal di sini,” pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved