Tiga Desa di Serang Banten Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 2,5 Meter

Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, selama tiga hari terakhir. Desa Mekarsari menjadi wilayah terparah.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com
Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, selama tiga hari terakhir. Desa Mekarsari menjadi wilayah terparah dengan ketinggian air mencapai 2,5 meter. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Banjir merendam tiga desa di Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, sejak tiga hari terakhir.

Desa yang terdampak meliputi Desa Mekarsari, Pamanuk, dan Carenang, dengan kondisi terparah terjadi di Desa Mekarsari.

Camat Carenang, Imron, mengatakan banjir telah diantisipasi sejak awal setelah laporan masuk dari pemerintah desa.

"Banjir ini dimulai sejak tiga hari lalu. Begitu Pak Lurah melapor, kami langsung menurunkan bantuan dari kecamatan, khususnya di Desa Mekarsari, Perumahan Grand Mekarsari," ujar Imron, Selasa (27/1/2026).

Baca juga: Kedinginan dan Banyak Nyamuk, Pengungsi Banjir Carenang Serang Butuh Uluran Tangan

Menurutnya, di Desa Mekarsari terdapat dua kampung yang terdampak cukup parah, yakni Kampung Selawe dan Kampung Bojong Warna.

Total warga terdampak mencapai sekitar 317 jiwa dari 135 kepala keluarga (KK).

"Sekarang di wilayah sebelah sudah mulai surut. Yang masih terdampak signifikan tinggal dua kampung di Desa Mekarsari," jelasnya.

Imron menyebutkan, penanganan banjir dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak. Personel TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat telah dikoordinasikan untuk membantu evakuasi dan penyaluran bantuan.

Pada hari ini, warga terdampak kembali menerima bantuan logistik dari Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah.

Bantuan tersebut merupakan bantuan lanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

Selain itu, dapur umum telah disiapkan dan dipusatkan di Kampung Bojong Warna dan Kampung Selawe.

Pemerintah juga telah mendirikan tenda pengungsian mengingat hampir satu kampung terendam banjir.

"Kami sudah siapkan dapur umum dan tenda pengungsian karena kondisi di lapangan hampir satu kampung terendam," katanya.

Imron mengimbau warga terdampak untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman dan tetap berkoordinasi dengan aparat setempat. Ia juga meminta warga tidak menghalangi akses jalan saat mengungsi.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved