Banjir Kabupaten Serang, Azwar Anas : Jangan Bilang Udah Langganan, Harus Ada Solusi

Ketua fraksi partai Demokrat sekaligus anggota komisi IV DPRD Serang, Azwar Anas menyebut, dalam penanganan banjir ini pihaknya sudah menggelar rapat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM - Kabupaten Serang menjadi salah satu daerah di Provinsi Banten yang terdampak bencana banjir pada awal tahun 2026.

Banjir yang menimpa beberapa wilayah di Kabupaten Serang ini turut menjadi perhatian, lantaran ada banyak warga yang merasakan dampaknya. 

Ketua fraksi partai Demokrat sekaligus anggota komisi IV DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas menyebut, dalam penanganan banjir ini pihaknya sudah menggelar rapat dengar pendapat (RDP). 

"Kemarin kita sudah lakukan RDP dengan mitra kita, kita pertanyakan sejauh mana penanganan masalah banjir ini," ujarnya dalam acara berbincang santai bersama TribunBanten.com, Minggu (1/2/2025).

Diakui Anas, pihaknya merasa miris ketika mengetahui anggaran untuk penanganan bencana cukup kecil. 

Ia menyebut, Dinas BPBD hanya menganggarkan oprasional sekitar Rp 500 juta untuk penanganan bencana. 

Lalu di Dinas Sosial, untuk buffer stock kebutuhan logistik penanganan bencana juga hanya dianggarkan Rp 500 juta.

Menurutnya anggaran tersebut sangat kecil, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Serang dengan wilayah yang cukup luas dengan jumlah 29 kecamatan dan 326 desa. 

Sementara yang terdampak banjir saat ini saja, ada sekitar 59 desa. Sehingga menurutnya, anggaran tersebut sangat kecil untuk bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana. 

"Makanya kemarin kita dari komisi IV dorong untuk anggaran diperubahan kita belikan alat ampb untuk mengeruk sungai, alat berat mini 2 unit, sudah kita dorong, termasuk alat sedot air," katanya. 

Menurut Anas, alat manajemen/penanganan banjir (AMPB) harus segera disiapkan untuk menanggulangi bencana banjir. 

Upaya itu dilakukan supaya banjir di Kabupaten Serang bisa segera tertangani dengan baik. 

"Ini kan banjir sudah terulang. Jangan bilang banjir ini udah langganan, terus kita biarin? yah jangan. Harus ada solusi," tegasnya. 

Anas juga memaparkan bahwa banjir di beberapa titik di Kabupaten Serang, itu disebabkan oleh beberapa persoalan yang berbeda di setiap wilayah. 

Sehingga solusi yang disiapkan juga akan berbeda dalam proses penanganannya. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved