Tepi Jembatan di Ciruas Serang Longsor, Warga Khawatir Jatuh saat Melintas
Tepi jembatan utama di Desa Singamerta, Ciruas, Serang longsor sejak Kamis (19/2/2026). Warga khawatir jatuh saat melintas.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seorang warga asal Desa Kadikaran, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, bernama Muhammad Fakih mengeluhkan kondisi jembatan di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang.
Pasalnya, jembatan utama penghubung antar Desa Singamerta ke Desa Kadikaran dan desa lainnya itu kondisinya longsor di sebagian jalannya.
Diketahui, longsor pada jembatan itu terjadi sejak dua hari yang lalu, pada Kamis (19/2/2026).
Baca juga: Subuh Pilu di Kragilan Serang! Abdul Karim Pasrah Rumahnya Hancur, Asal Sang Ibu Tercinta Selamat
Jembatan tersebut berlokasi di Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, yang menghubungkan ke Desa Kadikaran dan desa lainnya.
Jika dari arah Simpang Empat Pasar Ciruas, posisi jembatan tersebut ada di belok kiri dengan jarak tempuh berkisar 10 menit dari jalan raya.
"Hampir sebagian jalan jembatan longsor. Sudah ada dua hari lebih, belum ada perbaikan dari pihak terkait, hanya ada garis polisi," kata Fakih kepada TribunBanten.com, Sabtu (21/2/2026).
Fakih mengatakan, jembatan tersebut menjadi akses satu-satunya warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Bahkan, kata Fakih, saat malam hari sepanjang jalan di jembatan tersebut minim penerangan jalan umum atau PJU.
"Belum lagi kalau malam, itu minim penerangan. Saya khawatir jatuh kalau lewat situ," ucapnya.
Fakih menuturkan, jembatan tersebut longsor diduga akibat kondisi tekstur tanah yang terkikis karena berdekatan dengan aliran sungai.
"Kemungkinan salah satu penyebabnya karena terkikis oleh aliran sungai itu," ujarnya.
Fakih berharap agar kondisi jembatan tersebut dapat segera diperbaiki oleh dinas terkait.
"Semoga bisa cepat diperbaiki. Kami sebagai warga khawatir, karena itu sudah sebagian jalan jembatan longsor," pungkasnya.
| Pemkab Serang Perluas Akses Pendidikan, Dua Gedung Sekolah Akan Dibangun |
|
|---|
| Groundbreaking Pabrik Air Minum Kemasan di Serang, Pemkab Harap Tingkatkan Layanan Air Bersih |
|
|---|
| Bermodus Iming-iming Rp10 Ribu, Kakek di Serang Tega Rudapaksa Anak 14 Tahun di Toilet Masjid |
|
|---|
| Kadindikbud Kabupaten Serang Larang Keras Sekolah Jual Buku LKS Jika Dana BOS Tak Mencukupi |
|
|---|
| SPMB Kabupaten Serang Dilaunching 10 Juni 2026, Catat Beda Jalur Masuk SD dan SMP, Jadwal, Kuota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/JEMBATAN-LONGSOR-Tepi-jembatan-utama-di-De.jpg)