Banjir Terjang 14 Kecamatan di Kabupaten Serang, Lebih dari 10 Ribu Warga Terdampak

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Serang sejak 6 hingga 10 Maret 2026 memicu banjir di 34 desa yang tersebar di 14 kecamatan.

Tayang:
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Muhammad Uqel Assathir
BANJIR - Tampak banjir di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Selasa, (10/3/2026). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Bencana hidrometeorologi berupa banjir, pergerakan tanah, dan pohon tumbang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Serang sejak 6 hingga 10 Maret 2026.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang mencatat sebanyak 34 desa di 14 kecamatan terdampak akibat intensitas hujan yang tinggi disertai luapan sungai dan angin kencang.

Kepala BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, mengatakan peristiwa tersebut dipicu oleh curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang terjadi selama beberapa hari terakhir.

"Curah hujan yang cukup tinggi disertai luapan sungai menyebabkan banjir di sejumlah wilayah, serta memicu pergerakan tanah dan pohon tumbang di beberapa titik," kata Ajat, Selasa (10/3/2026).

Baca juga: Polres Serang Tetapkan 3 Warga Pontang Tersangka Kasus Perusakan Pagar dan Gardu

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Serang hingga Selasa malam pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 3.652 kepala keluarga atau 10.892 jiwa terdampak bencana tersebut.

Dari jumlah tersebut, terdapat 357 lansia, 247 balita, dan 283 anak-anak yang ikut terdampak.

Meski demikian, Ajat memastikan hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka akibat kejadian tersebut.

"Alhamdulillah tidak ada korban meninggal dunia maupun luka. Namun kami tetap melakukan pemantauan secara intensif di wilayah yang terdampak," ujarnya.

BPBD mencatat sebanyak 3.259 rumah warga terdampak banjir, serta beberapa fasilitas umum seperti Masjid Al Amin, Masjid Kampung Beji, dan SDN 1 Tonjong.

Selain itu, akses jalan di beberapa wilayah juga sempat terganggu akibat genangan air.

Sementara itu, kejadian pergerakan tanah dilaporkan terjadi di Desa Kadubereum, Kecamatan Padarincang, serta Desa Margatani, Kecamatan Kramatwatu.

Adapun pohon tumbang dilaporkan terjadi di Desa Mangkunegara, Kecamatan Bojonegara.

Bencana banjir sendiri tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Jawilan, Cinangka, Tunjungteja, Pamarayan, Bojonegara, Kibin, Ciruas, Binuang, Carenang, Kramatwatu, Tanara, Pontang, hingga Cikande.

Ajat menjelaskan, saat ini sebagian wilayah yang sebelumnya terdampak banjir mulai berangsur membaik. Tinggi muka air di beberapa titik juga mulai menurun.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved