Jakarta Berpeluang Buang dan Olah Sampah ke Banten, Ini Lokasinya
Pemprov DKI Jakarta membuka peluang menjadikan kawasan Ciangir di Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah
TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka peluang menjadikan kawasan Ciangir di Kabupaten Tangerang, Banten, sebagai salah satu alternatif pengelolaan sampah Jakarta di masa depan.
Rencana tersebut diungkapkan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang dijadwalkan meninjau fasilitas pengolahan sampah di Ciangir pada pekan depan.
Menurut Pramono, fasilitas tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk membantu mengurangi ketergantungan Jakarta terhadap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang selama ini menjadi lokasi utama pembuangan sampah ibu kota.
“Sampah, dengan pemilahan sampah kemudian kita akan juga yang sudah dipisahkan untuk kompos dan sebagainya di Ciangir, karena minggu depan saya akan ke sana, itu juga akan menjadi alternatif baru,” ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Jumat (5/6/2026).
Baca juga: Truk Pengangkut Sampah Antre Masuk TPAS Cilowong Kota Serang, Ini Penyebabnya
Ciangir Jadi Alternatif Pengolahan Sampah Jakarta
Pramono menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta saat ini terus mencari berbagai solusi untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke Bantargebang.
Salah satu strategi yang mulai dikembangkan adalah pengolahan sampah dari sumbernya, baik dari rumah tangga, pasar tradisional, hingga sektor usaha seperti hotel, restoran, dan kafe (horeka).
Melalui sistem pemilahan dan pengolahan sejak awal, sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi kompos sehingga mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pemrosesan akhir.
Fasilitas pengolahan sampah di Ciangir pun dinilai mampu mendukung upaya tersebut dan berpotensi menjadi bagian dari sistem pengelolaan sampah Jakarta ke depan.
Pemprov DKI Kembangkan Program Waste to Fuel
Selain melirik fasilitas di Ciangir, Pemprov DKI Jakarta juga tengah menyiapkan program pengolahan sampah menjadi bahan bakar atau waste to fuel.
Program tersebut akan menjadi pelengkap pengelolaan sampah di TPST Bantargebang maupun fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan.
Pramono mengungkapkan, operasional RDF Rorotan kini berjalan lebih baik dibandingkan saat awal beroperasi.
Pemprov DKI bahkan membatasi jumlah sampah yang masuk agar persoalan bau yang sempat dikeluhkan warga tidak kembali terjadi.
“Dan karena sudah kita tangani lebih baik, memang sekarang ini saya menahan untuk tidak lebih dari 1.000 supaya bau itu tidak ada,” ujar dia.
| Modus Temani Nugas di Kostan, Mahasiswa UIN Banten Diduga Lakukan Kekerasan Seksual |
|
|---|
| Jadwal Nobar Piala Dunia 2026 di Stadion JIS, Berlangsung Selama 2 Hari |
|
|---|
| Prakiraan BMKG Cuaca Banten Hari Jumat, 5 Juni 2026: Tangerang, Serang, Cilegon, Lebak-Pandeglang |
|
|---|
| Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Hari ini, Jumat 5 Juni 2026 di Tangerang Raya |
|
|---|
| OJK Setujui Merger BPRS Harta Insan Karimah, Industri Perbankan Syariah Banten Makin Terkonsolidasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Angkut-sampah-tangsel-truk-1.jpg)