Pemkab Tangerang Respons Keluhan Warga, Jalan Cadas-Kukun Segera Diperbaiki Total
Pemkab Tangerang merespons keluhan warga terkait kondisi Jalan Cadas-Kukun yang kembali rusak meski sebelumnya telah dilakukan perbaikan
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang merespons keluhan warga terkait kondisi Jalan Cadas-Kukun yang kembali rusak meski sebelumnya telah dilakukan perbaikan sementara.
Melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA), Pemkab Tangerang memastikan akan melakukan perbaikan permanen pada ruas jalan tersebut guna memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengguna jalan.
Kepala DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait kerusakan Jalan Cadas-Kukun.
Baca juga: Waspada ISPA pada Anak, Kasus Balita di Kabupaten Tangerang Sudah Tembus 51.300
Sebagai langkah cepat, petugas kembali diterjunkan untuk melakukan penanganan darurat dengan menambal sejumlah titik jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang.
Menurut Iwan, hasil evaluasi menunjukkan kerusakan jalan kembali terjadi akibat tingginya volume kendaraan yang melintas setiap hari, terutama kendaraan berat dengan muatan yang melebihi kapasitas jalan kabupaten.
“Hasil evaluasi menunjukkan kerusakan kembali terjadi akibat tingginya intensitas kendaraan berat serta adanya kendaraan yang membawa muatan melebihi batas kemampuan jalan,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Kondisi tersebut menyebabkan permukaan jalan yang telah diperbaiki kembali rusak dan berlubang dalam waktu relatif singkat.
Untuk mengantisipasi risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor, DBMSDA saat ini fokus melakukan penambalan ulang pada titik-titik yang mengalami kerusakan.
Iwan menegaskan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama pemerintah daerah sehingga penanganan sementara dilakukan sembari menyiapkan solusi jangka panjang.
Sebagai upaya permanen, DBMSDA berencana meningkatkan konstruksi Jalan Cadas-Kukun menggunakan metode rigid pavement atau pengecoran beton.
Metode tersebut dinilai lebih kuat dan mampu menahan beban lalu lintas berat dibandingkan konstruksi jalan berbahan aspal.
“Perbaikan permanen akan menggunakan konstruksi beton agar jalan lebih tahan terhadap tingginya mobilitas kendaraan berat yang melintas di ruas tersebut,” paparnya.
Dia menambahkan Jalan Cadas-Kukun merupakan salah satu akses vital yang menunjang aktivitas masyarakat dan pergerakan ekonomi di Kabupaten Tangerang.
Karena itu pemerintah berkomitmen menghadirkan infrastruktur jalan yang lebih aman, nyaman, dan memiliki daya tahan yang lebih baik bagi pengguna jalan.
Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com
| Perbaikan Jalan di Lebak Makan Korban, Pedagang Tewas di Lokasi, DPUPR Akui Kelalaian Kontraktor |
|
|---|
| Pengendara Wajib Tahu, Ini Jadwal dan Daftar Penutupan Lajur Tol Jakarta-Tangerang Mei-Juni 2026 |
|
|---|
| Pemkab Tangerang Perkuat UMKM untuk Hadapi Dampak Melemahnya Rupiah |
|
|---|
| Proyek Perbaikan Jalan di Lebak Makan Korban, Pengendara Asal Cikulur Alami Patah Tulang |
|
|---|
| Betonisasi Jalan Raya Serang-Cilegon dan JLS Picu Macet Parah, Antrean Kendaraan Mengular Panjang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PERBAIKAN-JALAN-Pemkab-Tangerang-meresp.jpg)