Pemilu 2024
Anies Ajak Anak Muda Tak Golput di Pemilu 2024
Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan hadiri acara Idea Fest 2023 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (30/9/2023).
TRIBUNBANTEN.COM - Anies Baswedan mengatakan pemilih pemula memberikan suaranya pada Pemilu 2024 yang digelar 14 Februari 2024.
Bakal capres dari Koalisi Perubahanitu menilai, pemilih pemula yang merupakan anak muda harus ikut berpartisipasi untuk menentukan nasib Indonesia ke depan.
Anies berharap anak muda tak mengambil jalur golongan putih (golput) atau tidak menentukan pilihan pada Pemilu 2024 mendatang.
Baca juga: Sebelum Kunjungi Megawati, Puan Maharani Minta Ketum PSI Kaesang Pangarep Temui Dirinya
"Anak muda harus ikut ambil pilihan," ujar Anies saat menghadiri acara Idea Fest 2023 yang digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (30/9/2023).
"Bisa lihat dari apa yang ditawarkan, apa rekam jejaknya dan apa rencananya ke depan. Dari situ kita akan tentukan bahwa itu akan berdampak bagi kita," lanjut Anies.
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu berujar bahwa ada konsekuensi yang akan didapat ketika tidak menentukan pilihan.
"Kalau diam nanti kita akan menanggung konsekuensinya dan itu akan mahal harganya," ujar Anies.
Tak hanya anak muda, kata Anies Baswedan, nelayan dan petani ketika tidak menggunakan hak pilihihannya maka akan berdampak kepada dirinya sendiri.
"Tak hanya anak muda, petani dan nelayan barangkali juga menganggap, ya saya tidak harus ikut-ikut, sampai suatu ketika ada keputusan soal pupuk, jaring, yang akhirnya berdampak juga bagi dia," jelas dia.
Anies menegaskan lebih baik anak muda dan seluruhnya terlibat dalam pesta demokrasi daripada harus menanggung risiko yang akan berdampak terhadap kehidupan.
Cak Imin: Kiai Minta Stiker AMIN
Di sisi lain, pasangan bakal capres dan bakal cawapres, yakni Anies Baswedan- Muhaimin Iskandar alias Cak Imin kunjungi Pondok Pesantren (Ponpes) Annuqayah, Guluk-guluk, Sumenep, Jawa Timur, Jumat (29/9/2023).
Pasangan Anies-Cak Imin (AMIN) disambut oleh kiai sepuh Ponpes Annuqayah, KH Abdul Muqsith Idris dan KH Syamli Muqsith.
AMIN juga disambut oleh sejumlah jajaran pengasuh, antara lain KH. Abrory Ansori, KH. Hanif Hasan, KH. Muhsin Amir, serta KH. Ali Fikri Warits.
"Ya, Alhamdulillah saya dan mas Anies beserta rombongan bisa silaturahim ke Annuqayah. Pesantren Annuqayah adalah salah satu pesantren terbesar dan tertua di Madura," kata Cak Imin di lokasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Anies-Baswedan-3.jpg)