Marak Terjadi Kecelakaan, Mahasiswa Minta Jalan Lingkar Selatan Cilegon Diperhatikan

Sejumlah mahasiswa di Kota Cilegon meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Ahmad Tajudin/TribunBanten.com
Jalan Lingkar Selatan (JLS), Kota Cilegon. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA CILEGON - Sejumlah mahasiswa di Kota Cilegon meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS).

Hal itu dibahas dalam rapat dengar pendapat yang digelar di DPRD Kota Cilegon pada Kamis, (7/11/2024).

Pasalnya, banyak jalan rusak di sepanjang JLS yang dinilai berdampak pada terjadinya kecelakaan.

Baca juga: Operasi Zebra Maung, Pengendara Parkir Sembarangan di JLS Cilegon dan Exit Tol Ditilang Polisi

Ketua Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC), Arifin Solehudin mengatakan JLS menjadi suatu persoalan serius, karena JLS sebagai bagian dari wajah Kota Cilegon.

"Wajah kota Cilegon salah satunya itu Jalan Lingkar Selatan, maka kami serius, konsen mengawasi atau mengkritisi soal JLS ini," ujarnya saat di ruang rapat DPRD Kota Cilegon, Kamis (7/11/2024).

Arifin menyebut, rapat dengar pendapat itu digelar sebagai tindak lanjut aksi yang sebelumnya dilakukan oleh mahasiswa di Cilegon.

Mereka berharap agar bukan hanya mahasiswa, namun para anggota DPRD juga diharapkan dapat sama-sama mengontrol pembangunan di Kota Cilegon terutama infrastruktur jalan.

"Jadi bukan hanya sekedar mahasiswa yang ikut mengontrol, tapi anggota dewan juga bisa mengontrol dan kita bisa sama-sama kontrol kondisi Jalan Lingkar Selatan," terangnya.

Meski dalam rapat itu dihadiri oleh Kadis PUPR, Kadishub, Kadis Perkim dan perwakilan dari Satpol PP serta komisi I dan komisi IV DPRD Cilegon.

Namun Arifin menyebut dalam rapat dengar pendapat tersebut tidak ada solusi yang konkrit untuk JLS.

"Kita tidak merasakan adanya solusi yang konkrit, baik dari legislatif ataupun eksekutif, kita harapannya ada kesepakatan agar Jalan Lingkar Selatan ini ada anggaran pemeliharaan nantinya," jelasnya.

Namun dari pihak DPUPR, kata dia, menyatakan bahwa pemerintah Kota Cilegon saat ini masih mengharapkan anggaran dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi.

"Secara tidak langsung itu menyatakan bahwa pemerintah daerah dalam hal ini Pemkot Cilegon tidak mampu menganggarkan untuk pemeliharaan Jalan Lingkar Selatan," katanya.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Kembali Terjadi di JLS Kota Cilegon: Truk Trailer Timpa Avanza

Arifin berharap Pemerintah Kota Cilegon bisa konsen dalam melakukan pemeliharaan terhadap JLS.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved