Demo DPR RI
15 Pelajar dan Mahasiswa Diciduk Polisi Buntut Demo di Serang Banten Ricuh
15 orang pelajar dan mahasiswa diamankan Polisi Polresta Serang Kota saat kericuhan terjadi pada aksi demonstrasi di Kota Serang Banten.
Penulis: Muhammad Uqel Assathir | Editor: Ahmad Haris
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - 15 orang pelajar dan mahasiswa diamankan Polisi Polresta Serang Kota saat kericuhan terjadi pada aksi demonstrasi di jalan jenderal sudirman, ciceri, Kota Serang pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Kapolda Banten Brigjen Pol Hengki mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan pendataan terhadap massa aksi yang diamankan.
Selain itu, kata Hengki, massa aksi yang diamankan akan dilakukan pembinaan dan pemanggilan terhadap para orang tua.
Baca juga: Penuhi Tuntutan Publik, DPP PAN Resmi Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya
"Sedang dilakukan pendataan kita akan berikan peringatan kita akan panggil orang tuanya," ujar Hengki kepada TribunBanten.com, Minggu, (31/8/2025).
"Total ada 15 ada dari pelajar, mahasiswa yang pasti kita nanti selesai kita periksa ambil data kita berikan himbauan kita panggil bersama orang tuanya," tambahnya.
Saat ditanya rincian data para massa aksi yang diamankan, Hengki tidak menyebutkan secara pasti.
Kendati demikian, Hengki mengatakan bahwa dari 15 massa aksi yang diamankan ada keterlibatan pelajar.
"Ada yang kelas 1 SMA nanti akan panggil orang tuanya sudah saya perintahkan Kapolresta Serang Kota," katanya.
Dikatakan Hengki, pihaknya akan menginstruksikan para anggota kepolisian untuk bersiaga karena dikhawatirkan ada demo susulan.
"Kita tetap siaga, antisipasi ada penyusup, tugas Polisi kan mengamankan masyarakat supaya di Banten aman," tegasnya.
"Kalau memang ada anggota saya yang bertugas untuk mengantisipasi kejadian yang menonjol perlu ada kecepatan kami untuk menanganinya," sambungnya.
Kemudian, lanjut Hengki, dirinya juga menegaskan bahwa siap menjembatani para massa aksi untuk berkomunikasi dengan Gubernur Banten dan DPRD.
"Saya akan jembatani massa aksi dengan Gubernur Banten dan Anggota DPRD Banten sekuat tenaga saya," katanya.
Baca juga: NasDem Resmi Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Sebagai Anggota DPR RI
Maka dari itu, kata Hengki, dirinya meminta kepada para massa aksi agar jangan ragu-ragu untuk datang ke Polda Banten.
"Jadi jangan ragu-ragu mereka, datang aja ke kantor kami milik masyarakat juga Polda Banten sangat terbuka untuk menerima aspirasi tapi dengan yang santun tidak perlu menyampaikan harus dengan unjuk rasa ketika mereka ingin menyampaikan aspirasi cukup perwakilan," pungkasnya.
| Setelah Dinonaktifkan Dari DPR, NasDem Bakal Hentikan Gaji-Tunjangan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach |
|
|---|
| Polda Banten Gelar Istighosah Bersama Abuya Muhtadi, Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas |
|
|---|
| Dikira Milik Nafa Urbach, Begini Cerita Satpam Soal Detik-detik Penjarahan Rumah di Bintaro Tangsel |
|
|---|
| Usai Sidang Kabinet di Istana, Kapolri dan Panglima TNI Salam Komando, Perusuh Bakal Ditindak Tegas |
|
|---|
| Rumah di Bintaro Tangsel yang Dijarah Massa Ternyata Bukan Milik Nafa Urbach |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/demo-serang-sabtu-malam.jpg)