Demo di Serang Banten

Wakil Rektor UIN SMH Banten Dukung Mahasiswa untuk Aksi Demonstrasi, Perkuliahan Digelar Daring

Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan & Kerjasama UIN SMH Banten, Dedi Sunardi jelaskan terkait pemberlakuan perkuliahan secara daring untuk mahasiswanya

|
TribunBanten.com/Muhammad Uqel
DEMO HARI INI - Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama UIN SMH Banten Dedi Sunardi menegaskan, pihaknya mendukung mahasiswa dalam aksi unjuk rasa, Senin (1/9/2025) 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhammad Uqel

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Wakil Rektor bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Dedi Sunardi menjelaskan terkait pemberlakuan perkuliahan secara daring untuk mahasiswanya.

Menurutnya, pemberlakuan perkuliahan daring itu bukan semata-mata untuk membungkam atau membatasi mahasiswa dalam melakukan aksi demonstrasi.

Dedi menegaskan, bahwa pihaknya mendukung penuh aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya.

Baca juga: Situasi Terkini Lalu Lintas di Kawasan DPRD Banten Terpantau Lancar Jelang Aksi Mahasiswa

Tetapi, kata Dia, aksi demonstrasi harus dilakukan secara santun dan damai, bukan dengan anarkisme.

"Kita tentu saja mendukung aksi yang dilakukan oleh mahasiswa menyampaikan aspirasi di pemerintahan, tetapi kemudian kita juga menghindari bentuk-bentuk anarkisme," kata Dedi kepada TribunBanten.com, Senin, (1/9/2025).

Dikatakan Dedi, perkuliahan daring tersebut diberlakukan hanya untuk menghindari mahasiswa baru terlibat dalam aksi unjuk rasa.

Sebab, kata Dia, mahasiswa baru itu belum memiliki bekal atau memahami konteks management aksi seperti halnya yang dipelajari di organisasi kemahasiswaan.

Baca juga: Hari Ini, Mahasiswa Kembali Gelar Aksi di Gedung DPRD Banten dan Mapolda

"Maka untuk menghindari itu semua dan kekhawatiran ada korban, karena ini terkait dengan berbarengan dengan masuknya mahasiswa baru, kalau tidak ada mahasiswa baru tidak akan ada pemberlakuan perkuliahan secara daring, cuma menghindari karena ada mahasiswa baru, tapi kita mendukung penuh aksi demonstrasi yang dilakukan mahasiswa," ujarnya.

"Pada intinya kita dukung mahasiswa melakukan aksi demonstrasi, asalkan tidak ada anarkisme," tambahnya.

Dedi bilang, pemberlakuan perkuliahan secara daring itu sesuai dengan instruksi Sekjen Kementrian Agama.

"Pada intinya bahwa perkuliahan dari tanggal 1 sampai 4 September dilaksanakan secara daring," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, aksi unjuk rasa di Kota Serang, Provinsi Banten akan kembali digelar di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banten dan Mapolda Banten, Senin (1/9/2025).

Aksi tersebut digelar oleh sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aliansi 'Revolusi Rakyat Banten'.

Informasi tersebut diterima oleh TribunBanten.com dari sebuah pamflet seruan aksi yang bertuliskan "DIAM DITINDAS BERGERAK DILINDAS".

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved