Lewat Program Serang Mengaji, Dindikbud Kota Serang Targetkan Lulusan SMP Bisa Baca Al-Qur’an

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menargetkan seluruh siswa sekolah menengah pertama (SMP) sudah mampu membaca Al-Qur’an

TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana
Dindikbud Kota Serang menargetkan seluruh siswa SMP sudah mampu membaca Al-Qur’an sebelum lulus sekolah, Jumat (23/1/2026). 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang menargetkan seluruh siswa sekolah menengah pertama (SMP) sudah mampu membaca Al-Qur’an sebelum lulus sekolah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dindikbud Kota Serang, Ahmad Nuri, saat diwawancarai di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Serang usai rapat persiapan Gebyar Serang Mengaji, Jumat (23/1/2026).

Nuri menyampaikan bahwa program Serang Mengaji telah terealisasi di seluruh sekolah dasar (SD) dan SMP di Kota Serang

Program tersebut memiliki dua skema pelaksanaan, yakni di satuan pendidikan dan di lingkungan masyarakat.

"Skema yang dilakukan di satuan pendidikan dengan sekolah mengaji, skema yang kedua yang dilakukan oleh Kesra dengan Magrib Mengaji," ucap Nuri, Jumat (23/1/2026).

Baca juga: Serang Mengaji Diluncurkan 14 Februari 2026, Pemkot Siapkan Aplikasi Khusus‎

Pelaksanaan program Serang Mengaji di sekolah dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

"Yang kita lakukan di sekolah-sekolah mengaji ini telah kita lakukan, sudah jauh sebelumnya di September dilakukan dengan target kelas 9 SMP itu sudah bisa baca Al-Qur'an," ujarnya.

Berdasarkan data Dindikbud Kota Serang, dari sekitar 1.600 siswa kelas 9 SMP yang sebelumnya belum bisa membaca Al-Qur’an, jumlah tersebut kini menurun menjadi 860 siswa.

Untuk menggencarkan program Serang Mengaji, Pemkot Serang berkolaborasi dengan Badan Wakaf Al-Qur'an (BWA) dan akan melaunching program tersebut pada 14 Februari 2026 di Royal Baroe.

Selain itu, program Serang Mengaji juga didukung oleh aplikasi digital bernama Serang Mengaji.

"Launching itu 6 ribu siswa siswi SMP akan kumpul untuk Kota Serang Mengaji di Royal Baroe," jelas Nuri.

Ia menegaskan bahwa Dindikbud Kota Serang menargetkan pada Juli 2026 seluruh siswa SMP yang lulus sudah mampu membaca Al-Qur’an.

"Target kita di bulan Juli insya Allah sudah tidak ada lagi yang buta aksara untuk yang lulus SMP," ucapnya.

Sebagai upaya mencapai target tersebut, Dindikbud Kota Serang telah mengoordinasikan para guru agama dan menyiapkan berbagai metode pembelajaran.

"Guru agama sudah dikumpulkan, belajar bicara Al-Qur'an dengan metode ada iqra, ada metode mahabbah. Kalau kekurangan guru agama yang mengajari siswa yang sisanya dari 800 itu, kita akan kirim relawan cinta Qur'an," pungkasnya.
 
 

 
 
 

 

 
 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved