PSEL Kota Serang Masuk Batch Kedua, Tahap Lelang April, Groundbreaking Oktober 2026
Kota Serang terus mempersiapkan untuk memaksimalkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik melalui program strategis nasional PSEL.
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Kota Serang terus mempersiapkan untuk memaksimalkan pemanfaatan sampah sebagai sumber energi listrik melalui program strategis nasional Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL).
Lokasi PSEL di Kota Serang berlokasi di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Cilowong, Kota Serang, Banten.
PSEL merupakan teknologi untuk mengolah sampah (terutama yang tak bisa didaur ulang) menjadi bahan bakar alternatif atau energi listrik. Ini merupakan proyek nasional untuk mengurangi volume sampah di kota besar, mengatasi kedaruratan sampah, dan mendukung energi bersih.
Baca juga: BGN Kota Serang Ultimatum Pengelola SPPG Usai 5 Dapur Dihentikan Sementara
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang, Farach Richi mengatakan Pemkot Serang sedang menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah untuk memenuhi kuota sampah yang dibutuhkan.
Hal ini disampaikan setelah menghadiri rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Pangan beberapa waktu lalu, yang dihadiri berbagai menteri dan pimpinan deputi kementerian.
"Dalam rapat tersebut, disampaikan bahwa program pengolahan sampah akan dimulai pada April dengan batch pertama yang mencakup wilayah Bogor Raya, Denpasar, Yogyakarta, dan Kota Bekasi," katanya, Jumat (13/3/2026).
Farach menambahkan PSEL Kota Serang batch kedua akan melalui tahapan lelang pada April dan peletakan batu pertama atau groundbreaking pada Oktober 2026.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga berencana mengundang Bupati Serang, Wali Kota Serang, dan Wali Kota Cilegon untuk menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pemenuhan kuota sampah.
"Kuota sampah yang akan dipenuhi dari tiga daerah tersebut, jumlahnya diperkirakan minimal sekitar 1.100 ton per hari," ucap Farach.
Menurutnya, program ini diharapkan mendorong pemanfaatan sampah yang lebih optimal, menghasilkan energi listrik, dan membuka peluang peningkatan pendapatan daerah.
| Siap-Siap Kedatangan Wajah Baru, 10 Pejabat di Pemkot Serang Pensiun Tahun Ini |
|
|---|
| Kronologi Dua Anggota Brimob Polda Banten Dibacok Debt Collector Saat Penarikan Kendaraan di Serang |
|
|---|
| Perumdam Tirta Madani dan PT JDI MoU Pasokan Air untuk Kawasan Industri Kasemen Kota Serang |
|
|---|
| UT Serang Gelar Workshop P5 Terintegrasi MBG, Guru PAUD Banten Belajar Merancang Masa Depan |
|
|---|
| 8.727 Siswa di Kota Serang Tolak Program Makan Bergizi Gratis, Mayoritas dari Jenjang SD |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/PSEL-Kepala-DLH-Kota-Serang-Farach-Richi-saat.jpg)