Pejabat Pemkot Serang Dievaluasi Tiap 6 Bulan, Tak Optimal Bisa Dicopot

Seluruh kinerja pejabat di lingkungan pemerintah Kota (Pemkot) Serang dievaluasi secara berkala setiap enam bulan sekali dalam satu tahun.

Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ade Feri Anggariawan
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin - Pejabat di lingkungan pemerintah Kota (Pemkot) Serang dievaluasi secara berkala setiap enam bulan sekali dalam satu tahun. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Seluruh kinerja pejabat di lingkungan pemerintah Kota (Pemkot) Serang dievaluasi secara berkala setiap enam bulan sekali dalam satu tahun.

Kebijakan tersebut dalam rangka mendukung percepatan pembangunan yang digaungkan pada visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang.

Jika dalam kurun waktu tersebut tidak terdapat peningkatan yang signifikan, maka pejabat yang bersangkutan akan ditindaklanjuti melalui proses evaluasi.

Baca juga: Angka Stunting di Kota Serang 2026 Masih Tinggi, Ini Sebarannya di Enam Kecamatan

"Kita beri kesempatan sampai 6 bulan, jadi tidak boleh 1 bulan kita evaluasi. Kan tidak fair juga," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Serang, Nanang Saefudin, Minggu (12/4/2026).

"Kalau tidak ada perubahan, dan tentu tidak mendukung di dalam proses percepatan dalam rangka mendukung visi misi wali kota, maka kami mengevaluasi dan menyampaikan kepada pimpinan. Tentu keputusan terakhir ada di Pak wali kota," sambungnya.

Nanang menjelaskan dalam periode enam bulan tersebut, kinerja pejabat dapat diukur melalui inovasi serta realisasi program dan kegiatan yang dijalankan.

"Kalau 6 bulan artinya kan sudah satu semester dia menjalankan program dan kegiatan. Harusnya ada bentuk nyata yang tentu akan keberpihakan kepada masyarakat Kota Serang," jelas Nanang.

Ia menegaskan saat ini Pemkot Serang telah menerapkan sistem manajemen talenta.

Melalui sistem tersebut, penempatan pejabat dapat disesuaikan dengan kompetensi dan kemampuan masing-masing individu.

"Sekarang dengan manajemen talenta, kita bisa evaluasi apakah pejabat yang kita tempatkan ini tepat tidak, sudah berubah tidak mindset-nya, bagaimana cara kerjanya. Inilah keuntungan dengan manajemen talenta," tegasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved