Flyover Frontage Unyur Kota Serang Dibangun Melintasi Rel Kereta: Panjang 400 Meter, Lebar 5 Meter‎

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang mengungkapkan konsep pembangunan flyover frontage Unyur, Kota Serang, Banten

Tayang:
TribunBanten.com/Muhamad Rifky Juliana
FLYOVER FRONTAGE UNYUR - Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi saat diwawancarai di Puspemkot Serang, Senin (11/5/2026). 

‎TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Serang mengungkapkan konsep pembangunan flyover frontage Unyur, Kota Serang, Banten.

‎Kepala DPUPR Kota Serang, Iwan Sunardi menyampaikan flyover frontage Unyur ini dirancang memiliki panjang 400 meter, dengan lebar 5 meter.

‎Sementara bagian turunan atau kaki flyover diperkirakan mencapai sekitar 60 meter.

‎"Desainnya dari jalan Kaligandu nyebrang rel kereta sampai ke arah Terowongan Kidemang, tapi ada operivat nanti kakinya itu kurang lebih sekitar 60 meteran," kata Iwan, Senin (11/5/2026).

‎Iwan menjelaskan proyek tersebut sempat mandek akibat terkendala izin dan efesiensi anggaran.

‎"Kalau bicara berapa lama, selama saya di PU 5 tahun memang tidak terealisasi. Alhamdulillah di tahun 2026 ini terealisasi, karena memang pada saat itu terbentur izin, ketika izin sudah dikeluarkan kita terbentur terhadap efisiensi anggaran waktu itu," jelasnya.

Baca juga: Diduga Salah Sasaran, Pemuda di Kota Serang‎ Dikeroyok Massa Konvoi Usai Laga Persija vs Persib

‎"Alhamdulillah sekarang oleh pemerintah provinsi dianggarkan ada bantuan untuk pembangunan flyover," tambah Iwan.

‎Ia menyampaikan pembangunan flyover tersebut menggunakan APBD Banten senilai Rp23 miliar.

‎Proyek tersebut ditargetkan rampung selama enam bulan, namun tidak menutup kemungkinan pekerjaan berlangsung selama delapan bulan.

‎"Kalau bicara rencana 6 bulan. Tapi kan enggak tahu dari provinsi mengkaji ulang, apakah 6 bulan atau 8 bulan tergantung provinsi," ungkap Iwan.

‎Sebagai informasi, akses jalan di kawasan frontage Unyur ditutup sejak Minggu, 10 Mei 2026, sehingga pengendara diminta mencari jalur alternatif untuk menuju sekolah maupun tempat kerja.
 
 

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved