Resmi Dilantik, IWAPI Minta Pengusaha Wanita di Banten Maksimalkan Digitalisasi dan Penggunaan AI
Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Banten periode terbaru resmi dilantik dan dikukuhkan.
TRIBUNBANTEN.COM - Pengurus Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Banten periode terbaru resmi dilantik dan dikukuhkan dalam sebuah prosesi khidmat yang dihadiri oleh jajaran tokoh penting daerah dan pusat di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin (8/6/2026).
Momentum pengukuhan ini menjadi babak baru bagi penguatan ekosistem wirausaha perempuan di Tanah Jawara.
Langkah strategis ini diharapkan mampu menstimulus roda perekonomian lokal melalui kontribusi nyata dari sektor UMKM hingga skala industri besar yang dinakhodai oleh kaum perempuan.
Para pengusaha wanita di Provinsi Banten diminta memaksimalkan pemasaran produk secara digital dan pengunaan Artificial Intelejen atau AI dalam menjalankan usaha.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPP IWAPI), Nita Yudi saat Palantikan dan Pengukuhan Pengurus DPD IWAPI Provinsi Banten.
Nita mengungkapkan, dirinya bersyukur telah memiliki IWAPI Digital yakni platform yang memuat informasi seputar IWAPI dan marketpalce untuk sesama anggota.
Dalam IWAPI Digital terdapat fitur IMarketku, sebuah marketplace tempat memasarkan produk para pengusaha perempuan se-Indonesia
“Kita seluruh Indonesia lebih dari 40 ribu perempuan pengusaha. Jadi dari kita untuk kita saja membuka marketplace itu sudah luar biasa. Karena yang satu catering, satu peternakan ayam, sapi dan sebagainya mereka sudah saling membeli,” ujar Nita.
Baca juga: Intip LHKPN Terbaru Andra Soni: Harta Kekayaan Gubernur Banten Tembus Rp4 Miliar, Naik Rp756 Juta
Nita juga menjelaskan, dalam IWAPI Digital yang isinya pembelajaran terkait Ai, digitalisasi, packaging, literasi keuangan, dan pembelajaran lainnya untuk wanita pengusaha.
“Ada juga tentang AI untuk UMKM. Kalau kita masih pakai yang manual, kita akan ketinggalan. Kita harus menggunakannya agar lebih efisien, pasarnya tidak hanya lokal hingga nasional bahkan bisa global, sekarang tinggal bagaimana meramunya,” jelasnya.
Untuk menunjang semua itu, Nita menyebut para pengusaha perempuan juga perlu melengkapi sertifikasi halal, BPOM hingga PIRT.
Dalam kesempatan itu, ia meminta IWAPI Banten harus menjadi panutan, penggerak serta fasilitator menghubungkan ke akses pembiayaan perbankan, pembeli hingga investor, serta menjadi akselerator mempercepat pengembangan dan pertumbuhan usaha.
“Setelah dilantik saya menaruh harapan besar kepada Ibu Renny bisa menggerakan lebih cepat, kencang dan efisien. Kita harus bermitra, berkolaborasi secara pentahelix dengan pemerintah, pelaku usaha, media, masyarakat, dan lembaga keuangan serta digitalisasi, untuk mensupport perempuan pengusaha di Banten,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Banten, Renny Fonda memeninta para wanita pengusaha harus adaptif di era digital yang semakin berkembang dan modern.
“Wanita pengusaha harus siap hadapi tantangan, jadi berbagai macam cara mereka berbisnis harus dilakukan. Sesuai era, mereka melakukan digitalisasi bisnis, pemasaran melalui internet, TikTok dan platform media sosial lainnya,” kata Ketua DPD IWAPI Banten periode 2026-2031 ini.
| Operasi Patuh Maung 2026 di Banten Ditunda, Polda Fokuskan Pelayanan dan Pengaturan Lalu Lintas |
|
|---|
| Lomba Racik Sambal Juara Meriahkan Aston Serang |
|
|---|
| 69 Peserta Ikuti Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting SiGMA Banten 2026, Fokus Skill Praktis Media |
|
|---|
| 500 Atlet Kota Serang Dilepas ke Popda XII dan Peparpeda IX Banten, Target Juara Umum |
|
|---|
| Kemenpar Malaysia Bidik Wisatawan Banten, Kenalkan Destinasi Baru dari Ipoh hingga Borneo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/iwapi-banten.jpg)