Libur Nataru 2026, Kunjungan Wisatawan ke Lebak Turun 40 Persen, Disbudpar Klaim Target Tercapai

Disbudpar Kabupaten Lebak mencatat jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 153.000 orang.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Amanda Putri Kirana
TribunBanten.com/Misbahudin
Suasana wisata Pantai Kelapa Warna, di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak mencatat jumlah kunjungan wisatawan selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 mencapai 153.000 orang.

Jumlah tersebut mengalami penurunan sekitar 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 250.000 kunjungan.

Kepala Disbudpar Lebak, Yosep M Holis, mengatakan meskipun terjadi penurunan, capaian kunjungan wisatawan secara kumulatif dinilai tetap memenuhi target yang telah ditetapkan.

Baca juga: Wisata Banten Diserbu 388 Ribu Wisatawan Selama Libur Nataru

“Secara angka memang menurun, tetapi secara target tahunan sudah tercapai, bahkan sedikit melampaui,” kata Yosep, Rabu (7/1/2026).

Ia menjelaskan, target kunjungan wisatawan Kabupaten Lebak pada 2025 ditetapkan sebanyak 1,1 juta orang, dan realisasinya telah terpenuhi hingga akhir tahun.

Menurut Yosep, penurunan jumlah kunjungan selama libur Nataru dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap minat wisatawan, terutama karena sebagian besar destinasi unggulan di Lebak merupakan wisata alam dan pantai.

“Informasi cuaca ekstrem membuat wisatawan khawatir. Mereka cenderung menghindari wisata bahari dan memilih destinasi yang dianggap lebih aman,” ujarnya.

Menurut Yosep, penurunan kunjungan wisatawan tidak hanya terjadi di Kabupaten Lebak, tetapi juga dialami oleh daerah lain di Provinsi Banten.

“Secara regional, kondisi serupa juga terjadi di beberapa wilayah, khususnya destinasi wisata bahari. Pandeglang juga mengalami penurunan,” katanya.

Suasana wisata Pantai Kelapa Warna, di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak
Suasana wisata Pantai Kelapa Warna, di Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak (TribunBanten.com/Misbahudin)

Baca juga: Libur Tahun Baru 2026, Kunjungan Wisata ke Pantai Kelapa Warna Lebak Anjlok 70 Persen 

Meski demikian, sejumlah destinasi wisata di Lebak justru mencatat peningkatan jumlah pengunjung selama libur Nataru.

Beberapa di antaranya adalah Lereng Cibolang dengan lebih dari 12.000 pengunjung, wisata budaya Baduy sebanyak 7.200 pengunjung, Makam Oong Sogati sekitar 6.100 pengunjung, serta Museum Multatuli yang juga menunjukkan tren kunjungan positif.

Selain itu, BIM Waterpark dan destinasi ziarah Cokel turut mengalami lonjakan.

Tak hanya sektor pariwisata, Yosep menyebut kondisi tersebut turut berdampak pada sektor ekonomi masyarakat.

“Sangat berpengaruh, terlebih tekanan ekonomi sudah dirasakan dalam dua hingga tiga tahun terakhir. Hal ini berdampak pada daya beli dan mobilitas wisatawan,” ujarnya.

Yosep mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi, salah satunya terkait aksesibilitas menuju objek wisata.

“Kami menyadari masih ada hal-hal yang perlu terus diperbaiki dan ditingkatkan. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami ke depan,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved