Jalan Raya Leuwidamar Menuju Wisata Baduy Rusak Parah, Warga Lebak Minta Pemda Segera Perbaiki
Akses Jalan Raya Leuwidamar tepatnya di Kampung Aweh, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, rusak parah berlubang, Senin (26/1/2026).
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Akses Jalan Raya Leuwidamar tepatnya di Kampung Aweh, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, rusak parah berlubang, Senin (26/1/2026).
Jalan raya ini merupakan akses utama menuju tempat wisata budaya adat Baduy di Kecamatan Leuwidamar.
Menurut pantauan jurnalis TribunBanten.com di lokasi, jalan ini terlihat rusak parah berlubang.
Bahkan ukuran lubang yang ada juga relatif besar, diperkirakan mencapai kedalaman 20 sampai 30 centimeter. Dan hampir sebagian menutupi sepenuh area jalan.
Para pengendara roda maupun roda empat yang melintas di jalan ini juga terlihat mengalami kesulitan akibat jalan rusak.
Baca juga: Pedagang Daging Sapi di Kota Serang Mogok Jualan Dua Hari, Protes Gegara Harga Naik
Sesekali, pengendara terpaksa harus melawan arus berlawanan lantaran mengindari jalan rusak tersebut.
Selain itu, akses jalan ini juga sering menjadi lintasan angkutan truk besar bermuatan pasir.
Jarak dari kantor pemerintahan Kabupaten Lebak ke Jalan Raya Leuwidamar yang rusak diperkirakan hanya satu kilometer.
Sementara jarak tempuh menuju wisata Baduy dari Alun-alun Rangkasbitung diperkirakan 39 kilometer.
Seorang warga setempat, Wawat mengatakan, akses jalan rusak ini sudah berlangsung lama.
"Sudah lama, dan belum ada perbaikan," katanya saat ditemui di lokasi.
Ia mengungkapkan bahwa sering terjadi kecelakaan akibat jalan rusak tersebut.
Terlebih jalan raya ini merupakan akses utama menuju wisata Baduy.
"Iya pernah, ada kali dua Minggu lalu mah kecelakaan di sini," ujarnya.
Baca juga: BPBD Lebak Ungkap Biang Kerok Banjir di Wilayah Kecamatan Banjarsari
Ia berharap kepada pemerintah untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut.
"Iya harus, soalnya kalau dibiarkan malu. Karena tadi itu yah, ini jalan menuju wisata Baduy," ujarnya.
Sementara itu, salah satu pengdara roda dua, Rumani menyampaikan, kondisi jalan rusak dekat dengan kantor pemerintahan sangat kurang pantas.
"Saya rasa ini tidak pantas, karena sangat dekat jaraknya dengan kantor pemerintahan. Dan pasti pejabat atau DPRD juga pernah lewat sini, masa dibiarkan," katanya.
"Apalagi ini akses menuju tempat wisata Baduy kan," sambungnya.
Ia menilai akses jalan rusak dapat membahayakan pengguna jalan.
"Bahaya lah, orang saya lewat juga tadi susah. Mau ngebut gak bisa, belum debu nya," katanya.
Ia berharap kepada pemerintah agar segera memperbaiki akses Jalan Raya Leuwidamar yang saat ini dalam kondisi rusak.
"Saya harap segera diperbaiki, karena bahaya. Masa awal tahun 2026 masyarakat disajikan jalan rusak," pungkasnya.
| Kuota Terbatas, Promo Naik DAMRI Rp1 Bayar Pakai QRIS ke Desa Wisata Baduy, Catat Tanggalnya! |
|
|---|
| Nabil Jayabaya Tepati Janji, Jalan Rusak 100 Meter di Cilangkap Lebak Dibeton Pakai Uang Pribadi |
|
|---|
| Dikeluhkan Warga, Jalan Rusak di Terondol Kota Serang Akan Dibangun Tahun 2026 |
|
|---|
| Seba Baduy 2026 Dongkrak Ekonomi Lebak, Perputaran Uang Capai Rp400 Juta |
|
|---|
| Disbudpar Lebak Sambut Layanan QRISTAP Tarif Rp1 Serang-Ciboleger, Wisata Baduy Diprediksi Meningkat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Akses-Jalan-Raya-Leuwidamar-tepatnya-di-Kampung-Aweh.jpg)