Mahasiswa Lebak Sindir Bupati Hasbi Jayabaya Lewat Pamflet: Dicari Orang Hilang
Pamflet bertuliskan “dicari orang hilang” yang menyindir Hasbi Jayabaya beredar saat aksi mahasiswa di Pendopo Lebak.
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Beredar sebuah pamflet yang menyatakan bahwa Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya, hilang.
Dalam pamflet tersebut tertulis “Dicari orang hilang” dengan keterangan:
Nama: Bule
Usia: satu tahun
Jenis kelamin: laki-laki
Pamflet itu juga memuat tulisan:
“Terakhir terlihat memakai kemeja batik/putih, disebabkan oleh kekecewaan terhadap masyarakat dan mahasiswa karena telah menunggu sejak pukul 08.00.”
Baca juga: Mahasiswa Kekeh Minta Bertemu Hasbi Jayabaya, Amir Hamzah Tinggalkan Massa Aksi di Pendopo
Selain itu, tercantum nomor telepon yang dapat dihubungi apabila menemukan sosok yang dimaksud.
Munculnya pamflet tersebut menyusul aksi demonstrasi ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Lebak yang menuntut kehadiran Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya.
Saat dikonfirmasi, salah satu massa aksi, Idham, mengatakan bahwa pamflet tersebut merupakan bentuk kekecewaan mahasiswa karena Bupati tidak menemui mereka.
“Kecewa, karena satu tahun menjabat sebagai Bupati tetapi tidak dijadikan refleksi atau evaluasi,” katanya melalui sambungan telepon, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, massa aksi berharap Bupati dan Wakil Bupati hadir untuk menampung serta mendengarkan aspirasi masyarakat.
“Namun justru terkesan masa bodoh,” ujarnya.
Ia menilai kehadiran Wakil Bupati Lebak saat dialog tidak serta-merta bisa mewakili Pemerintah Kabupaten Lebak, karena kewenangan pengambilan kebijakan berada di tangan Bupati.
“Kami mahasiswa membutuhkan jawaban langsung dari Bupati karena beliau yang memiliki kewenangan penuh,” katanya.
“Kalau dimediasi Wakil Bupati, malah bertele-tele. Kami meminta hal yang konkret dari Bupati,” tambahnya.
Ia juga menyebutkan, jika masyarakat menemukan Hasbi Jayabaya, dapat menghubungi nomor yang tercantum dalam pamflet tersebut.
Diketahui, ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi di Kabupaten Lebak menggelar aksi demonstrasi di depan Pendopo Bupati Lebak, Senin (2/3/2026).
Dalam aksi tersebut, mereka mengkritisi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Hasbi Jayabaya dan Amir Hamzah. Para mahasiswa juga memberikan rapor merah sebagai bentuk evaluasi terhadap kinerja keduanya.
| Dolar AS Naik, Rupiah Melemah: Warga Lebak Banten Ramai Jual Perhiasan Emas |
|
|---|
| Kasus Tambang Pasir Laut Ilegal di Wanasalam Disorot, DPRD Banten Pertanyakan Belum Ada Tersangka |
|
|---|
| 4 Kriteria dan Tips Memilih Hewan Kurban untuk Idul Adha 2026 |
|
|---|
| Tebing 60 Meter Longsor, Timbun Jalan Citorek-Warung Banten, Mobil Belum Bisa Melintas |
|
|---|
| Daftar Lima Kecamatan di Lebak Terdampak Banjir dan Longsor, Ponpes Hanyut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Pamflet-bertuliskan-dicari-orang-hilang-yang-m.jpg)