Berita Lebak Hari Ini

Dinasti Lebak Pecah Kongsi? JB dan Hasbi Bersitegang, Wabup Meradang: Muncul Isu Pemakzulan

Konflik dinasti politik Jayabaya di Lebak memanas setelah Mulyadi Jayabaya dan Bupati Hasbi Jayabaya bersitegang.

Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com
Atas Kiri (Mulyadi Jayabaya, atas kanan (Hasbi Jayabaya), kiri bawah (Nabil Jayabaya), kanan bawah (Amir Hamzah). Konflik dinasti politik Jayabaya di Lebak memanas setelah Mulyadi Jayabaya dan Bupati Hasbi Jayabaya bersitegang. Persoalan semakin melebar usai Wakil Bupati Amir Hamzah tersinggung pernyataan soal mantan narapidana hingga muncul isu pemakzulan 

TRIBUNBANTEN.COM - Dinasti politik Jayabaya yang bercokol di Kabupaten Lebak, Banten, tengah memanas.

Perseteruan antara Mulyadi Jayabaya dengan sang anak, Hasbi Jayabaya yang saat ini menjabat sebagai Bupati Lebak kian memuncak.

Diketahui Mulyadi Jayabaya merupakan mantan Bupati Lebak dua periode, 2003-2013. Kepemimpinannya dilanjutkan oleh anaknya, Iti Octavia Jayabaya yang menduduki jabatan Bupati Lebak dua periode 2014-2023.

Pada Pilkada 2024, jabatan Bupati Lebak kembali diduduki oleh anak laki-laki JB, yakni Hasbi Jayabaya.

Baca juga: Respon DPP PDIP Soal Perseteruan Bupati dan Wakil Bupati Lebak, Hasbi Berpotensi Dipanggil

JB Segel Rumah Aspirasi Hasbi

Rumah aspirasi Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Desa Kadu Agung Timur, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, disegel oleh tim utusan mantan Bupati Lebak, Mulyadi Jayabaya (JB), Selasa (10/3/2026).

Rumah aspirasi tersebut disegel dengan cara digembok dan menempelkan kertas bertuliskan 'Ditutup'.

Saat dikonfirmasi, mantan Bupati Lebak dua periode itu membenarkan adanya penutupan rumah aspirasi tersebut.

Baca juga: Konflik Bupati dan Wabup Lebak Dinilai Tak Elok, Akademisi: Fokus Pembangunan Terabaikan

Rumah tersebut diduga menjadi tempat jual beli jabatan pejabat Lebak.

"Benar ditutup, karena diduga jadi tempat jual beli jabatan," ujarnya dalam sambungan telepon.

Menurutnya, rumah aspirasi tersebut juga kerap didatangi oleh sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

"Pejabat sering datang ke rumah aspirasi," ujarnya.

Kritik Pedas dari Sang Adik

Adik Bupati Lebak, Moch Nabil Jayabaya, melontarkan kritik terhadap kebijakan pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lebak di bawah kepemimpinan Hasbi Jayabaya.

Nabil menyoroti pembangunan rumah dinas (rumdin) bupati serta penataan Alun-alun Rangkasbitung yang dinilainya belum menjadi prioritas utama.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved