Kasus HIV di Lebak Capai 32 Orang per April 2026, Terbanyak di Rangkasbitung
Kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Kabupaten Lebak, Banten, mencapai 32 orang sepanjang Januari hingga April 2026.
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Nining menegaskan, HIV tidak hanya menyerang kelompok tertentu, tetapi bisa menjangkiti siapa saja, baik laki-laki maupun perempuan.
“Perempuan dan laki-laki sama-sama berisiko. Malah kalau dulu laki-laki kalau banyak duitnya, mereka bisa jajan kemudian membawa ke rumah, dan istrinya tertular," ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Lebak mengimbau masyarakat untuk menghindari perilaku berisiko, seperti melakukan hubungan seksual sebelum menikah, tidak setia pada pasangan, serta menggunakan pengaman bagi yang berisiko tinggi.
Selain itu, masyarakat yang telah terpapar HIV diminta rutin menjalani pengobatan.
Dalam penanganan kasus HIV, Dinkes Lebak menerapkan dua metode, yakni aktif dan pasif.
Pendekatan aktif dilakukan dengan turun langsung ke lapangan, sedangkan pasif melalui pelayanan di fasilitas kesehatan bagi warga yang datang untuk pemeriksaan.
“Kalau aktif, kami turun langsung ke lapangan. Kalau pasif, masyarakat datang ke layanan kesehatan,” tandasnya.
| Cara Beli Tiket Kereta Api Lewat Aplikasi Access by KAI Terbaru Juni 2026 |
|
|---|
| Perbaikan Jalan di Lebak Makan Korban, Pedagang Tewas di Lokasi, DPUPR Akui Kelalaian Kontraktor |
|
|---|
| Anak Usia 5 Tahun Boleh Daftar, Ini Persyaratan SPMB 2026 Jenjang TK, SD, SMP di Lebak |
|
|---|
| Bupati Hasbi Resmikan Hotel Grand Keisha Rangkasbitung, Hotel Bintang 4 Pertama di Lebak |
|
|---|
| Catat Tanggalnya, Ini Jadwal SPMB 2026 TK, SD, dan SMP Kabupaten Lebak Banten |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Dinkes-Lebak-Nining-Tilawah-saat-ditemui-di-r.jpg)