Profil Yadi Basari Gunawan, Anak TNI yang Kini Pimpin Satpol-PP Lebak

Profil lengkap Kasat Satpol-PP Kabupaten Lebak, Yadi Basari Gunawan, Senin (20/4/2026).

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
PROFIL - Berikut profil lengkap Kasat Satpol-PP Kabupaten Lebak, Yadi Basari Gunawan. 

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Berikut profil lengkap Kasat Satpol-PP Kabupaten Lebak, Yadi Basari Gunawan.

Yadi Basari Gunawan lahir tahun 1975 di Kabupaten Lebak

Yadi dibesarkan oleh keluarga yang Ayah nya adalah seorang anggota TNI. 

Ia lulus di sekolah di SMEAN 1 Rangkasbitung tahun 1993 jurusan akuntansi. 

Usai lulus sekolah, ia kemudian mendaftarkan diri menjadi seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 1995 atas dasar keinginan orang tuanya. 

"Setelah lulus sekolah ikut tes CPNS, alhamdulillah jadi ASN tahun 1995. Kebetulan formasinya SMA," ujarnya kepada TribunBanten, Senin (20/4/2026). 

Baca juga: Kasus Viral Anak SD di Cibeber Lebak Diduga Dianiaya Ibu Tiri Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Usai lolos menjadi abdi negara, Yadi mulai penempatan kerja di Kecamatan Maja dari 1995 hingga 2010. 

Setelah itu, Yadi diberi amanah baru menjadi Sekertaris Kecamatan (Sekmat) Cigemblong selama kurang lebih empat tahun. 

Ia kemudian ditujuk menjadi camat di Kecamatan Banjarsari tahun 2014. 

Kemudian ia kembali dimutasi menjadi camat di Kecamatan Maja dan Kecamatan Sobang, masing-masing selama satu tahun setengah. 

Pria yang kini berusia 41 tahun itu, paling lama dirinya menjabat sebagai camat di ke Kecamatan Rangkasbitung, yakni selama lima tahun. 

"Paling lama saya jadi camat di Rangkasbitung. Karena waktu itu posisinya sedang ramai Covid-19," ujarnya. 

Setelah kenyang dengan jabatan camat, Yadi kemudian ikut open biding Kepala Dinas Perizinan tahun 2023. 

Tahun 2025 akhir, Yadi dirotasi menjadi Kasat Satpol-PP Lebak hingga sekarang. 

Bagi Yadi, pekerjaan bagi seorang ASN merupakan titah pengabdian, sehingga dimanapun ditempatkan bekerja maka harus siap dan ikhlas. 

"Jadi ASN itu pengabdian dan harus ikhlas. Ketika saya ditempatkan dimana saja, ya siap yang utamanya ikhlas," katanya. 

Yadi mengaku tidak menyangka, bahwa level karirnya bisa dititik eselon II di lingkungan Pemkab Lebak

"Tidak menyangka saya bisa sejauh ini sebagai seorang ASN," ucapnya. 

Motivasi hidup Yadi, ikhtiar dan doa. 

"Motivasinya ikhtiar sambil berdoa kepada yang kuasa," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved