Lempar Batu ke Kendaraan hingga Kaca Pecah, ODGJ di Kota Serang Diamankan

Dinsos Kota Serang mengamankan seorang pria orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciracas.

Tayang:
Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Vega Dhini
Dok. Dinsos
Dok. Dinsos, ODGJ - ODGJ yang melakukan aksi pelemparan batu ke arah kendaraan yang melintas di Jalan Simpang Sebidang Lampu Merah Ciracas diamankan Dinsos Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Muhamad Rifky Juliana

‎TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Serang mengamankan seorang pria orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang sempat meresahkan warga di kawasan Ciracas.

‎Berdasarkan informasi yang dihimpun, ODGJ tersebut melakukan aksi pelemparan batu ke arah kendaraan yang melintas di Jalan Simpang Sebidang Lampu Merah Ciracas pada Minggu (31/5/2026) malam.

‎Akibat peristiwa tersebut, kaca salah satu mobil yang melintas di lokasi dilaporkan pecah.

‎Kepala Dinsos Kota Serang, Kusna Ramdani, mengatakan ODGJ tersebut berhasil diamankan pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB setelah dilakukan koordinasi dengan Satpol PP Kota Serang.

‎"Kurang lebih jam setengah 2 siang koordinasi dengan Satpol PP Kota Serang, ditemukan di depan pom bensin daerah Ciracas," kata Kusna saat dikonfirmasi, Kamis (4/6/2026).

‎Ia menyampaikan saat ini ODGJ tersebut telah dibawa ke Yayasan Nururohman untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut hingga kondisinya memungkinkan dilakukan proses identifikasi.

‎"Diamankan di yayasan Nururohman, sampai kondisi nya kondusif untuk dilakukan pengecekkan biometrik," tambahnya.

‎Kusna menjelaskan pihak yayasan nantinya akan menginformasikan kepada Dinsos apabila kondisi ODGJ tersebut sudah stabil dan aman untuk menjalani pemeriksaan biometrik.

‎Pengecekan biometrik merupakan proses identifikasi melalui perekaman ciri fisik, seperti sidik jari dan iris mata.

‎Proses ini bertujuan mencocokkan data dengan basis data kependudukan nasional guna memvalidasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta mengetahui asal daerah yang bersangkutan.

‎"Nanti petugas yayasan biasa nya menginformasikan jika ODGJ nya sudah kondusif dan aman untuk dilakukan pengecekkan biometrik," jelas Kusna.

‎Ia mengungkapkan proses pencarian ODGJ tersebut turut melibatkan masyarakat sekitar.

‎Pasalnya, yang bersangkutan sempat berpindah dari lokasi awal saat akan dilakukan pengecekan.

‎"Dibantu juga sama karyawan toko Era Blue dan ojeg daerah lampu merah Pariskian, karena kemarin sempat hilang dari titik pengecekkan awal," pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved