Tanggal 7 Januari 2026 Memperingati Hari Apa? Ini Daftar Hari Penting yang Dirayakan

Setiap tanggal 7 Januari terdapat beberapa peringatan momentum penting di berbagai penjuru dunia.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
Dok./aceh.kemenag.go.id
Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 bulan Januari resmi dari Ditjen Bimbingan Masyarakat Islam RI. 

TRIBUNBANTEN.COM - Setiap tanggal 7 Januari terdapat beberapa peringatan momentum penting di berbagai penjuru dunia.

Peringatan-peringatan tersebut ada yang merupakan hari besar keagamaan, hingga momentum untuk mengenang sesuatu yang penting.

Mulai dari Hari Natal Ortodoks, berikut ini berbagai momentum yang diperingati setiap tanggal 7 Januari:

1. Hari Natal Ortodoks

Umat Kristen Ortodoks di berbagai belahan dunia memperingati kelahiran Yesus Kristus pada tanggal 7 Januari.

Perbedaan waktu perayaan dengan Natal pada 25 Desember disebabkan oleh penggunaan kalender Julian yang masih dianut oleh Gereja Ortodoks, sementara sebagian besar umat Kristen lainnya menggunakan kalender Gregorian.

Selisih 13 hari antara kedua sistem kalender tersebut menyebabkan tanggal 25 Desember dalam kalender Julian bertepatan dengan 7 Januari dalam kalender Gregorian.

Perayaan Natal Ortodoks dirayakan secara khidmat dan meriah di sejumlah negara, antara lain Rusia, Serbia, Ethiopia, Mesir (Gereja Koptik), Yunani, Ukraina, serta komunitas Ortodoks lainnya di dunia.

Tradisi perayaan umumnya meliputi ibadah malam yang berlangsung secara khusyuk, masa puasa Natal sebelumnya, serta makan malam keluarga dengan hidangan khas.

Di beberapa wilayah, perayaan juga disertai prosesi keagamaan dan nyanyian rohani.

Bahkan, di sejumlah tempat terdapat tradisi berenang di air dingin sebagai simbol peringatan pembaptisan Yesus.

2. Tahun Baru Mahayana

Sebagian umat Buddha aliran Mahayana memperingati Tahun Baru Mahayana pada 7 Januari, meskipun tanggal pelaksanaannya dapat bervariasi tergantung tradisi masing-masing.

Perayaan ini berlangsung selama kurang lebih 15 hari dan diyakini sebagai momen kembalinya Buddha ke Bumi dari surga untuk menyampaikan ajaran Dharma kepada ibunya.

Rangkaian perayaan biasanya mencakup kunjungan ke vihara, doa untuk kedamaian dan keberuntungan, serta kegiatan berkumpul bersama keluarga.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved