Eksotis, Alami dan Memimat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Selama ini Banten dikenal sebagai wilayah penyangga ibu kota dengan kawasan industri dan pelabuhan besar.

Tayang:
Editor: Abdul Rosid
excitingbanten
Sebuah kapal yang tengah menepi di Pulang Peucang, Pandeglang, Banten. Pulang Peucang merupakan sebuah pulau yang masih berada dalam kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, Pandeglang, Banten 

Akses menuju lokasi cukup menantang karena harus melewati jalur trekking, namun hal ini justru menjaga kealamian tempat tersebut. Airnya yang jernih dan suasana yang sunyi membuatnya cocok untuk relaksasi dan refleksi diri. Ekowisata di sini lebih bersifat personal dan intim tidak ramai, tidak bising, dan jauh dari komersialisasi. Ini adalah contoh nyata bahwa keindahan alam sering kali tersembunyi di tempat yang sulit dijangkau.

5. Rawa Dano

Rawa Dano merupakan kawasan rawa pegunungan yang unik dan jarang diketahui. Berbeda dari destinasi wisata umum, Rawa Dano adalah cagar alam yang memiliki ekosistem rawa air tawar dengan keanekaragaman flora dan fauna yang tinggi. Kabut yang sering menyelimuti kawasan ini menciptakan suasana mistis dan tenang. 

Pemandangan di Penenjoan Rawa Dano.
Pemandangan di Penenjoan Rawa Dano. (TribunBanten.com/Ahmad Haris)

Ekowisata di sini lebih berfokus pada penelitian, fotografi alam, dan pengamatan burung. Akses yang terbatas membuat kawasan ini tetap terjaga keasriannya, sekaligus menjadi contoh bagaimana wisata alam bisa berjalan tanpa merusak lingkungan.

6. Desa Wisata Cikolelet

Desa Wisata Cikolelet adalah contoh ekowisata berbasis masyarakat yang berkembang di Banten. Desa ini menawarkan pengalaman wisata yang menyatu dengan kehidupan lokal, seperti bertani, membuat kerajinan, hingga menikmati kuliner tradisional. 

Selain aktivitas budaya, Desa Cikolelet juga dikelilingi oleh potensi alam yang masih sangat alami, terutama beberapa air terjun (curug) yang belum banyak terekspos. Curug-curug ini menawarkan suasana tenang, air yang jernih, serta lingkungan hutan yang masih asri. 

Desa Cikolelet di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, masuk peringkat 50 besar Desa Wisata Bangkit Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang digelar Kemenparekraf.
Desa Cikolelet di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, masuk peringkat 50 besar Desa Wisata Bangkit Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 yang digelar Kemenparekraf. (dokumentasi Disporapar Kabupaten Serang)

Perjalanan menuju lokasi biasanya dilakukan dengan trekking ringan hingga menengah, memberikan pengalaman petualangan sekaligus kesempatan untuk menikmati keindahan alam secara langsung. Kondisi yang masih alami ini menjadi nilai tambah karena wisatawan dapat merasakan ketenangan yang sulit ditemukan di destinasi wisata yang sudah ramai.

7. Pantai Bagedur

Pantai Bagedur menawarkan keindahan pantai yang masih sepi dan alami. Garis pantainya yang panjang dengan pasir cokelat lembut memberikan suasana yang berbeda dari pantai pada umumnya. Minimnya pembangunan membuat ekosistem di sekitar pantai tetap terjaga. 

BAGEDUR - Ribuan pengunjung wisatawan mulai memadati pantai Bagedur, Kamis (1/12/2025).
BAGEDUR - Ribuan pengunjung wisatawan mulai memadati pantai Bagedur, Kamis (1/12/2025). (TribunBanten.com/Misbahudin)

Wisatawan dapat menikmati suasana tenang, berinteraksi dengan nelayan lokal, serta belajar tentang kehidupan pesisir. Ekowisata di Pantai Bagedur lebih menekankan pada kesederhanaan dan keaslian lingkungan.

8. Situ Gunung (Danau Alami Banten)

Situ Gunung adalah danau alami yang dikelilingi hutan dan perbukitan hijau. Tempat ini cocok untuk wisata relaksasi, trekking ringan, hingga camping. Keindahan danau yang tenang berpadu dengan udara sejuk menciptakan suasana yang menenangkan. 

Ekowisata di kawasan ini berfokus pada pelestarian lingkungan dan edukasi alam, terutama bagi wisatawan yang ingin menikmati alam tanpa aktivitas ekstrem.

Situ Gunung adalah danau alami yang dikelilingi hutan dan perbukitan hijau. Tempat ini cocok untuk wisata relaksasi, trekking ringan, hingga camping. Keindahan danau yang tenang berpadu dengan udara sejuk menciptakan suasana yang menenangkan.
Situ Gunung adalah danau alami yang dikelilingi hutan dan perbukitan hijau. Tempat ini cocok untuk wisata relaksasi, trekking ringan, hingga camping. Keindahan danau yang tenang berpadu dengan udara sejuk menciptakan suasana yang menenangkan. (TribunBanten.com/Ahmad Haris)

Menariknya, ekowisata di Banten cenderung belum terkomersialisasi secara besar-besaran seperti di Bali atau Yogyakarta. Hal ini membuat pengalaman wisata menjadi lebih eksklusif dan autentik. Wisatawan tidak hanya datang dan foto, tetapi benar-benar terlibat dalam proses memahami alam dan budaya setempat. 

Sumber: Tribun Banten
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved