KRL Berpotensi Ditutup, Buntut Ada Demo Hari Ini : Simak Skema Layanan Transportasi Umum di Jakarta

Bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta, simak informasi terkait skema layanan transportasi umum berikut ini sebelum melakukan aktivitas.

Editor: Ahmad Tajudin
WARTA KOTA/ALEX SUBAN
ILUSTRASI KRL PENUH - Penumpang KRL Commuterline berjubel di peron 5 dan 6 tujuan Serpong di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bagi masyarakat di wilayah DKI Jakarta, simak informasi terkait skema layanan transportasi umum berikut ini sebelum melakukan aktivitas.

Pasalnya, pada hari ini, Kamis (28/8/2025) akan ada demo kembali yang akan digelar di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Istana Kepresidenan Jakarta.

Kurang lebih akan ada sekitar 10.000 buruh dari Karawang, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang serta Jakarta akan melakukan aksi di dua lokasi vital ibukota tersebut sejak pukul 09.00 WIB.

Rencana demo di Jakarta hari ini membuat pekerja yang akan beraktivitas di Jakarta, terutama yang memakai jasa layanan transportasi umum 'waspada' dalam merencanakan perjalanannya Kamis (28/8/2025).

Baca juga: 75 Ribu Buruh di Seluruh Indonesia Bersiap Turun ke Jalan, Tolak Kesepakatan Transfer Data ke AS


Simak informasi skema layanan transportasi umum demi mengantisipasi aksi buruh pada Kamis (28/8/2025).

Rencana Layanan Transportasi Umum di Jakarta, KRL hingga TransJakarta 

Berikut rencana atau skema pelayanan yang disusun pengelola transportasi umum di Jakarta saat demi buruh Kamis hari ini. 

Perjalanan KRL Line Rangkasbitung Berpotensi Ditutup

Operasi perjalanan Commuter Line atau Kereta Rel Listrik (KRL) berpotensi ditutup di beberapa stasiun.

PT KAI Commuter akan memberlakukan rekayasa jika terjadi hal tak kondusif saat demo buruh di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

Seorang pria berinisial DN tewas usai tertabrak kereta api listrik di rel kereta JPL 8 A Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.
Seorang pria berinisial DN tewas usai tertabrak kereta api listrik di rel kereta JPL 8 A Green Garden, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB. (Warta Kota Live)

VP Corporate Secretary KAI Commuter Joni Martinus dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025) mengatakan jika pihaknya akan menerapkan skema penutupan layanan di sejumlah stasiun yang dekat dengan titik konsentrasi aksi masa pada demo buruh hari ini. 

 
"KAI Commuter akan menutup layanan perjalanan Commuter Line Rangkasbitung mulai dari Stasiun Tanah Abang hingga Stasiun Palmerah jika kondisi jalur tersebut tidak kondusif," kata Joni Martinus.

Jika kondisi stasiun Tanag Abang hingga Palmerah tidak memungkinkan untuk memberikan pelayanan perjalanan maka Commuter Line Rangkasbitung hanya akan berlangsung hingga Stasiun Kebayoran atau Stasiun Palmerah untuk kembali ke arah Serpong, Parungpanjang, dan Rangkasbitung.

Penumpang KRL Commuter Line diimbau untuk mengikuti arahan petugas, menggunakan stasiun alternatif selain Palmerah selama demo buruh.

“KAI Commuter juga mengimbau masyarakat dan pengguna untuk selalu menjaga ketertiban dan keselamatan bersama,” ucap dia.

KAI Commuter menyiagakan 154 petugas pengamanan di sejumlah stasiun Jakarta untuk mengantisipasi potensi ganguan akibat demo buruh.

Joni mengatakan, pengamanan akan difokuskan pada empat stasiun yang berdekatan dengan titik demo buruh, yakni Stasiun Tanah Abang, Palmerah, Kebayoran, dan Karet.

“Sebanyak 50 personel ditempatkan di Stasiun Tanah Abang, 53 personel di Stasiun Palmerah, 24 personel di Stasiun Kebayoran, dan 27 personel di Stasiun Karet,” ujar Joni.

Penambahan personel tersebut berasal dari petugas internal KAI Commuter serta unsur TNI/Polri.


Kebijakan serupa sudah dilakukan PT KAI Commuter saat demo mahasiswa Senin (25/8/2025) lalu. Layanan dihentikan karena situasi tak kondusif. 

Pada Senin sekitar pukul 16.00 WIB, perjalanan KRL lintas Rangkasbitung/Parung Panjang/Serpong-Tanah Abang hanya dapat melayani hingga Stasiun Kebayoran. Perjalanan kembali diarahkan ke arah Serpong, Parung Panjang, dan Rangkasbitung.

Hal ini disebabkan oleh kerumunan massa yang di pelintasan kereta api sebagai imbas aksi demonstrasi di kawasan Gedung DPR/MPR.

Selain itu, perjalanan commuter line lintas Tanah Abang-Rangkasbitung pergi-pulang (PP) juga sempat tertahan.

Pihak operator masih menunggu kondisi aman agar perjalanan dapat dilanjutkan. KAI Commuter mengimbau para pengguna untuk mengikuti arahan petugas dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini.


Transjakarta Sesuaikan Layanan

Penyesuaian rute dilakukan secara situasional tergantung kepadatan di sekitar lokasi aksi.

Rute yang melintasi Jalan Gatot Subroto dan kawasan Senayan, termasuk Koridor 9 (Cililitan–Grogol), berpotensi dialihkan atau dipendekkan.

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperpanjang layanan saat berlangsungnya konser Coldplay.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memperpanjang layanan saat berlangsungnya konser Coldplay. (Dok/PT Transportasi Jakarta (Transjakarta))

Dishub DKI akan memantau kondisi lapangan dan menyesuaikan layanan secara real-time.

Pada aksi demonstrasi Senin lalu juga berdampak pada layanan bus Transjakarta, terutama rute yang melintasi kawasan Senayan, Petamburan, dan DPR/MPR. 

Layanan rute 3F (Senayan Bank DKI- Kalideres), misalnya, dialihkan karena ada penutupan jalan di sekitar Gedung DPR/MPR. 

Untuk arah Kalideres, bus tidak melayani Halte Gerbang Pemuda hingga Tanjung Duren. Bus hanya melayani dari Halte Senayan Bank DKI sampai Monas.

Sementara layanan Mikrotrans JAK 54 (Grogol-Benhil), rutenya diperpendek menjadi Grogol-RS Bhakti Mulia akibat penutupan di sekitar Slipi Petamburan. Mikrotrans ini untuk sementara tidak melayani bus stop Slipi Petamburan 1 hingga Benhil Gang 4.

 

Rekayasa Arus lalu Lintas 

Polisi menyiapkan rekayasa arus lalu lintas bersifat situasional. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan pengalihan arus lalu lintas lintas hari ini tergantung jumlah massa yang hadir.

"Untuk konsep pelayanan penyampaian pendapat di muka umum, ini konsepnya masih sama jadi silakan masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum sesuai aturan undang-undang," kata Komarudin kepada wartawan, Rabu (27/8/2025).

Dia menekankan pengalihan arus lalu lintas dilakukan apabila massa buruh sudah sampai memakan badan jalan.

"Walaupun jumlah massanya banyak, yang mengharuskan menggunakan kapasitas ruas jalan kami akan melakukan pengalihan sifatnya situasional," ujar dia.

Mantan Kapolres Jakarta Pusat itu mengingatkan massa aksi untuk tidak masuk jalan tol.

Hal itu menyusul insiden yang terjadi pada aksi Senin (25/8/2025) hingga sempat membuat kemacetan panjang dan membahayakan pengendara.

Komarudin juga mewanti-wanti massa untuk berunjuk rasa dengan tertib dan damai, jangan sampai melakukan hal-hal yang merugikan orang lain.

 

Sumber : Tribunnews.com

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved