Polemik Data Pendidikan Gibran Diubah di Situs KPU, Idham Holik: Masih Mendalami

Polemik data pendidikan Gibran Rakabuming di situs KPU. Idham Holik tegaskan KPU masih mendalami dan tidak menutupi perubahan informasi

|
Editor: Abdul Rosid
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Polemik data pendidikan Gibran Rakabuming di situs KPU jadi sorotan. Idham Holik tegaskan KPU masih mendalami dan tidak menutupi perubahan informasi yang dipersoalkan di PN Jakpus. 

TRIBUNBANTEN.COM - Ketua Divisi Teknis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Idham Holik, menegaskan lembaganya tidak menutupi dugaan perubahan data pendidikan terakhir Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di laman resmi kpu.

Idham menyebut KPU saat ini masih melakukan penelusuran internal terkait perbedaan data tersebut.

Diketahui, informasi data yang berubah itu disampaikan oleh seorang warga sipil bernama Subhan Palal dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Senin (22/9/2025). 

Ia mengeklaim, sebelumnya data yang muncul di laman KPU pada kolom pendidikan terakhir Gibran, tertulis ‘Pendidikan Terakhir’. Kini, informasi itu disebut Subhan telah berubah menjadi ‘S1’.

Baca juga: Sejarawan Israel Kritik Pernyataan Prabowo Soal Dukung Solusi Dua Negara: Mitos

Subhan menggugat perdata Gibran dan KPU. Ia menilai keduanya melakukan perbuatan melawan hukum karena ada beberapa syarat pendaftaran cawapres yang dahulu tidak terpenuhi.

“Berkenaan dengan hal tersebut, KPU masih mendalami, nanti akan diberikan informasi lebih lanjut,” ujar Idham saat dihubungi, Selasa (23/9/2025).

“Yang jelas kami merespons isu ini tidak ada sedikit pun upaya untuk menutupi,” ia menambahkan.

Idham pun menegaskan ihwal ada poin penting yang harus diperhatikan terkait informasi dugaan pendidikan terakhir Gibran yang berubah.

Di laman info.pemilu.go.id, terdapat dua hal berbeda soal info publik dan riwayat pendidikan.

Terkait riwayat pendidikan, baik milik Gibran dan semua pasangan calon kala itu sama sekali tidak berubah hingga saat ini.

Ia bahkan menekankan data riwayat pendidikan itu digunakan oleh media massa untuk menyusun informasi terkait calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) Pemilu 2024.

Beda hal dengan informasi publik yang menampilkan bagian ‘pendidikan terkahir’ yang saat ini jadi sorotan.

“Hal yang paling pokok adalah daftar riwayat hidup cawapres itu tidak ada perubahan,” tegas Idham.

Subhan Klaim Riwayat Pendidikan Gibran Diubah KPU

Sebelumnya, Subhan menyatakan keberatan terkait temuannya di mana KPU disebut olehnya mengubah informasi riwayat pendidikan Gibran di situs resminya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved