IHSG Anjlok 3 Persen Sepekan, Ini 10 Saham yang Banyak Diborong Asing
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/5/2026), menunjukkan IHSG melemah tipis 0,05 persen dan parkir di level 6.127,38.
TRIBUNBANTEN.COM - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih berada dalam tekanan pada akhir perdagangan pekan ini.
Bursa saham Indonesia kembali ditutup di zona merah di tengah aksi jual yang terjadi di sejumlah sektor utama.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (29/5/2026), menunjukkan IHSG melemah tipis 0,05 persen dan parkir di level 6.127,38.
Meski penurunannya tidak terlalu dalam pada perdagangan harian, kinerja indeks sepanjang pekan mencatat koreksi signifikan hingga 3,02 persen.
Baca juga: IHSG Turun 20 Persen, Lo Kheng Hong Justru Borong Saham Ini, Kepemilikan Tembus 6,68 Persen
Tekanan terbesar datang dari saham-saham sektor kesehatan yang turun 1,49 persen.
Selain itu, sektor properti dan real estat terkoreksi 1,09 persen, disusul sektor keuangan 1,04 persen, barang konsumen primer 0,64 persen, serta teknologi sebesar 0,63 persen.
Pelemahan ini memperlihatkan sentimen pasar yang masih cenderung berhati-hati terhadap kondisi ekonomi global maupun pergerakan pasar keuangan regional.
Namun di tengah tekanan IHSG, investor asing justru terlihat aktif melakukan aksi beli bersih pada sejumlah saham unggulan, terutama dari sektor pertambangan, energi, dan komoditas.
Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menjadi emiten yang paling banyak dikoleksi asing sepanjang sepekan terakhir.
Nilai beli bersih investor asing pada saham MDKA mencapai Rp560,14 miliar.
Posisi berikutnya ditempati PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) dengan net buy sebesar Rp334,05 miliar.
Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) juga masuk dalam daftar favorit asing dengan nilai beli bersih Rp295,61 miliar.
Selain itu, investor asing turut memborong saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) senilai Rp254,1 miliar dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) sebesar Rp221,47 miliar.
Aksi akumulasi asing juga terjadi pada saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dengan nilai Rp182,11 miliar serta PT Vale Indonesia Tbk (INCO) sebesar Rp146,3 miliar.
Tak hanya saham tambang batu bara dan nikel, investor asing juga membukukan pembelian bersih pada PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Timah Tbk (TINS).
| IHSG Menguat Tajam Hari Ini, Jumat 22 Mei 2026, MDKA Melonjak Hampir 25 Persen |
|
|---|
| Cek Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Jumat 22 Mei 2026 Naik atau Turun? |
|
|---|
| Rupiah dan IHSG Melemah, Menkeu Purbaya: Tidak Apa-apa, Nanti Kita Perbaiki |
|
|---|
| IHSG Turun 20 Persen, Lo Kheng Hong Justru Borong Saham Ini, Kepemilikan Tembus 6,68 Persen |
|
|---|
| Proyeksi IHSG Senin, 4 Mei 2026, Sideways Cenderung Melemah: Ini Analisis dan Rekomendasi Saham |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-saham.jpg)