Potret Panti Jompo Milik Pemkab Pandeglang: Bangunan Rusak, Pengurus Digaji Rp470 Ribu

Potret panti jompo milik Pemkab Pandeglang memprihatinkan. Bangunan rusak parah, sementara pengurus hanya digaji Rp470 ribu per bulan.

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Misbahudin/TribunBanten.com
Potret panti jompo milik Pemkab Pandeglang memprihatinkan. Bangunan rusak parah, sementara pengurus hanya digaji Rp470 ribu per bulan. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kondisi panti jompo milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang memprihatinkan. Bangunan rusak parah, sementara para pengurus hanya digaji Rp470 ribu per bulan dan kerap telat cair.

Panti jompo tersebut bernama Wisma Berkah Panti Nini Aki, berlokasi di Kampung Kadu Perang, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang. 

Panti yang berdiri sejak tahun 2000 ini kini tampak tak layak huni.

Baca juga: Suasana Rumah Menkeu Sri Mulyani Pasca Dijarah Massa

Berdasarkan pantauan TribunBanten.com pada Sabtu (30/8/2025), bangunan terlihat keropos. Plafon berlubang, dinding mengelupas, lemari pakaian tidak tersedia, dan mesin cuci rusak.

Honor Minim dan Sering Telat Cair

Empi, salah satu pengurus panti jompo menuturkan betapa beratnya mengurus lansia di tengah fasilitas yang serba terbatas. Hal itu membuat tugas semakin berat.

“Sudah rusak dan memang tidak layak. Sering juga ada tikus masuk karena bangunannya terbuka,” ujarnya.

Selain kondisi bangunan, masalah kesejahteraan pengurus juga menjadi sorotan.

Empi mengaku hanya menerima honor Rp470.000 per bulan, itu pun sering terlambat cair.

“Kadang 3 sampai 4 bulan baru dikasih. Padahal kerja tiap hari, dari bersih-bersih, masak, jaga malam, sampai rawat nenek-nenek dan kakek di sini. Tapi ya dijalani dengan ikhlas,” ungkapnya.

Pengurus Lansia, Bangunan Tak Layak

Menurut Empi, saat ini ada lima pengurus yang bertugas mengurus lima orang lansia yang tinggal di panti tersebut.

Ia sendiri sudah mengabdikan diri sejak panti berdiri pada 2003.

Meski penuh keterbatasan, Empi mengaku kebahagiaannya adalah ketika bisa bercengkrama dengan penghuni panti.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved