Longsor Terjang Mandalawangi Pandeglang, 7 Rumah Warga Terdampak

Tanah longsor menerjang Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten. Sebanyak tujuh rumah warga di Desa Cikumbuen terdampak

Tayang:
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Dok Pribadi
Camat Mandalawangi, Yani Sastra Negara, bersama Kapolsek Mandalawangi, tengah melakukan peninjauan rumah yang terdampak longsor di Desa Cikumbuen, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak tujuh rumah warga di Desa Cikumbuen, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, mengalami kerusakan akibat terdampak tanah longsor.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 21.45 WIB.

Camat Mandalawangi, Yani Sastra Negara, mengungkapkan longsor yang terjadi di Desa Cikumbuen dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari.

Baca juga: Dua Wilayah di Lebak Rawan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Ini Daftranya

Akibat kejadian tersebut, tujuh rumah warga mengalami kerusakan dan akses jalan tertutup material longsor.

“Rumah yang terdampak ada tujuh unit dengan kondisi rusak, serta akses jalan tertutup material longsor,” ujarnya kepada wartawan, Senin (29/12/2025).

Adapun tujuh rumah warga yang terdampak longsor masing-masing milik Sawiri, Samsuri, Sumantri, Hilmi, Ahmad Sulaeman, Murad, dan Maesaroh.

Yani mengatakan, pihaknya telah turun langsung ke lokasi untuk meninjau kondisi serta melakukan penanganan awal, sekaligus menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak.

“Bantuan sembako sudah kami salurkan kepada warga. Selain itu, masyarakat juga bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup akses jalan,” ujarnya.

Menurut Yani, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materi akibat kerusakan rumah dan tertutupnya akses jalan masih dalam proses pendataan.

“Untuk korban jiwa, alhamdulillah nihil. Sementara kerugian materi masih kami hitung,” ucapnya.

Ia berharap warga yang terdampak dapat bersabar karena peristiwa tersebut merupakan musibah.

Selain itu, Yani juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, mengingat saat ini masih berada dalam musim penghujan.

“Tetap jaga kewaspadaan karena saat ini masih musim hujan. Hindari potensi bencana, terutama saat hujan lebat dan angin kencang melanda,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved