Dua Wilayah di Lebak Rawan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Ini Daftranya
Polisi menyebut Lebak Selatan dan Rangkasbitung jadi wilayah paling rawan peredaran obat-obatan terlarang golongan G
Penulis: Misbahudin | Editor: Abdul Rosid
Laporan Wartawan TribunBanten.com, Misbahudin
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Peredaran narkotika berupa obat-obatan terlarang golongan G di Kabupaten Lebak, Banten, masih tergolong rawan.
Kasat Narkoba Polres Lebak, AKP Epy Cepiana, menyebut wilayah Lebak Selatan dan kawasan perkotaan Rangkasbitung menjadi daerah yang paling rawan peredaran obat-obatan terlarang.
“Wilayah Lebak Selatan dan Kota Rangkasbitung masih menjadi daerah paling rawan peredaran obat-obatan terlarang,” ujarnya saat ditemui di Polres Lebak, Senin (29/12/2025).
Baca juga: Siapa-siap! Polres Lebak Bakal Sisir Penjual Kembang Api Jelang Malam Tahun Baru 2026
Epy menjelaskan, motif utama para pengedar menjalankan aksi tersebut adalah untuk mencari keuntungan ekonomi.
“Motifnya mereka ingin mendapatkan keuntungan,” katanya.
Ia mengungkapkan, sebagian besar peredaran obat-obatan terlarang tersebut masuk melalui jalur transportasi kereta api, khususnya lintasan stasiun yang memiliki akses langsung ke Jakarta.
Selain itu, jalur perbatasan antara Kabupaten Lebak dengan Sukabumi dan Bogor juga kerap dimanfaatkan sebagai pintu masuk, dengan pasokan yang umumnya berasal dari Jakarta.
“Kebanyakan masuk melalui lintas stasiun karena akses ke Jakarta cukup mudah. Jadi, kiriman barang biasanya berasal dari Jakarta,” ucapnya.
“Kondisi ini yang membuat kami masih menghadapi sejumlah kendala dalam upaya penindakan,” sambung Epy.
Lebih lanjut, Epy mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan obat-obatan terlarang golongan G, seperti tramadol dan hexymer.
“Orang tua harus lebih mengawasi anak-anaknya dan meningkatkan pembinaan keimanan serta ketakwaan, sesuai dengan yang selalu disampaikan oleh Bapak Kapolres,” pungkasnya.
| Marak Tambang Pasir Ilegal di Lebak Banten hingga Merusak Pantai, Diduga Ada Oknum Polisi Terlibat |
|
|---|
| Harga Tiket dan Jadwal Keberangkatan DAMRI Rute Rangkasbitung - Ujung Kulon |
|
|---|
| Pemkab Tangerang Soroti 11 Perlintasan Kereta Tanpa Penjaga, Ini Daftar Lokasinya |
|
|---|
| Kisah Penumpang KRL Green Line Mogok Akibat Gangguan: 1,5 Jam Terjebak, Kipas Kardus hingga Lesehan |
|
|---|
| Nama Kapolsek Rangkasbitung Lebak Dicatut Penipu, AKP Henri Sinaga Ikut Dihubungi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Kasat-Narkoba-Polres-Lebak-AKP-Epy-Cepiana-P.jpg)