Jalan Nasional Pandeglang-Rangkasbitung Rusak Berlubang, Warga Minta Perbaiki : Jangan Tunggu Viral
Akses Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung, tepatnya di terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, rusak parah berlubang, Kamis (26/2/2026).
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Akses Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung, tepatnya di terminal Kadubanen, Kabupaten Pandeglang, Banten rusak parah dan berlubang.
Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung merupakan akses jalan yang kewenangannya di pemerintah pusat, melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Banten.
Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan dua Kabupaten di Banten, yakni Pandeglang dan Lebak, dan menjadi akses utama dari arah Kabupaten Pandeglang menuju gerbang tol Rangkasbitung.
Jarak dari jalan rusak ke gerbang tol Rangkasbitung hanya 14,5 kilometer dengan waktu tempuh 22 menit.
Pantauan jurnalis TribunBanten.com di lokasi, Kamis (26/2/2026), terlihat lubang besar tampak seperti kubangan di Jalan Raya Pandeglang-Rangkabitung menganga.
Kedalam jalan rusak berlubang diperkirakan 35 centimeter menganga membentang di jalan raya ini.
Baca juga: Cerita Al Amin, Tukang Ojek Pangkalan di Pandeglang Kaget Jadi Tersangka Usai Kecelakaan Lalu Lintas
Selain itu, tepat berada di lampu merah juga ada jalan rusak berlubang yang menimbulkan becek, lantaran saluran drainasenya tidak berfungsi.
Tidak terlihat rambu-rambu peringatan di jalan rusak berlubang untuk para pengendara yang melintasi jalan ini.
Jika sore hari, biasanya terlihat beberapa kendaraan truk besar terpikir di jalan raya ini menghadap ke sebelah timur.
Seorang pengdara sepeda motor warga Kabupaten Lebak, Yuda, berharap kepada pihak terkait untuk segera memperbaiki jalan rusak tersebut.
Ia menilai, jika jalan rusak terus menerus dibiarkan begitu saja, khawatir dapat menimbulkan ancaman bagi pengendara saat melintas.
"Harus diperbaiki, soalnya bahaya dan ancaman juga ke pengendara kan," ujarnya saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, pemerintah jangan menunggu viral ketika jaman diperbaiki. Namun, harus ada inisiatif yang dilakukan.
"Artinya jangan nunggu viral, jangan begitu. Ini soal kepentingan masyarakat, siapa yang mau tanggung jawab kalau masyarakat kecelakaan?" ujarnya.
Selain itu, ia juga menanggapi terkait tukang ojek pangkalan yang menggugat Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang.
"Saya suka tuh warga yang menggugat pemerintah, emang harus berani masyakarat juga, apalagi dasar hukumnya jelas dan ada juga," pungkasnya.
Sebelum berita ini dirilis, jurnalis TribunBanten.com masih berupaya mengkonfirmasi pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) wilayah Banten.
jalan nasional
Kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN)
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten
Lebak
Rangkasbitung
Pandeglang
| PLN Ramaikan Seba Baduy 2026 di Lebak, Ada Diskon Tambah Daya hingga 50 Persen dan Hadiah Menarik |
|
|---|
| Jadwal Pemberangkatan Baduy Dalam dan Luar ke Pendopo Lebak Hari Ini, Akses Jalan Raya Ditutup |
|
|---|
| Data BMKG: Lebak dan Pandeglang Diguncang Gempa Bumi Hari Ini |
|
|---|
| Ayah Tiri di Lebak Cabuli Anak hingga Hamil 8 Bulan, Terbongkar dari Perubahan Fisik |
|
|---|
| Besok! 1.582 Warga Baduy Bakal Jalan Kaki dari Lewidamar ke Pendopo Bupati Lebak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/jalan-nasional-rangkas-pandeglang.jpg)