SDN Cimanggu 3 Pandeglang Rusak Parah, DPRD Soroti Kinerja Disdik dan Minta Evaluasi

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Febiana Ansori, menanggapi terkait bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 3

Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok Pribadi
SEKOLAH RUSAK - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Febiana Ansori, menanggapi terkait bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 3 di Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, yang kondisinya sangat memperihatinkan. 

TRIBUNBANTEN.COM - Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pandeglang, Erin Febiana Ansori, menanggapi terkait bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 3 di Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, yang kondisinya sangat memperihatinkan. 

Berdasarkan video yang diterima TribunBanten.com pada Selasa (21/4/2026), terlihat sejumlah bagian bangunan sekolah mengalami kerusakan berat. Pada bagian atap ruang kelas, misalnya, genteng sudah banyak yang berjatuhan dan hanya menyisakan plafon.

Kondisi ruang kelas juga tampak kumuh dan kotor, bahkan terkesan sudah lama tidak digunakan secara optimal untuk kegiatan belajar.

Politis Gerindra itu menilai, bahwa permasalahan sekolah rusak di Pandeglang selalu terjadi berulang-ulang. 

Baca juga: Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini, Rabu 22 April 2026 Turun Rp 50 Ribu : Cek Daftarnya

Erin juga mempertanyakan terkait perencanaan yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Pandeglang di lapangan. 

Padahal, kata Erin, Disdik memiliki perwakilan di masing-masing kecamatan. 

"Artinya perencanaan Disdik kurang maksimal berarti. Kan ada kepala sekolah, harusnya komunikasi," katanya dalam sambungan telepon, Selasa (21/4/2026). 

SEKOLAH RUSAK -Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 3 di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, dalam kondisi memperhatikan yang tidak layak digunakan untuk belajar.
SEKOLAH RUSAK -Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimanggu 3 di Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, dalam kondisi memperhatikan yang tidak layak digunakan untuk belajar. (TribunBanten.com)

Erin menegaskan, perencanaan yang dilakukan Disdik terhadap kondisi bangunan sekolah di Pandeglang harus tepat sasaran. 

Sebab, anggaran yang dimiliki Disdik sudah terkunci dengan persentase yang jelas. 

"Harus tepat sasaran, jangan salah sasaran terus, tapi harus prioritas. Jangan sampai sekolah yang masih bagus di bangun lagi, sementara yang bangunannya memperingatkan tidak dibangun," tegasnya. 

Erin juga meminta kepada Bupati Pandeglang, agar dapat mengevaluasi kinerja Disdik Pandeglang

"Supaya kinerjanya Disdik ini lebih maksimal," ucapnya. 

Pernyataan Kepala Sekolah (Kepsek) SDN Cimanggu 3 

Kepala SDN Cimanggu 3, Nunung Hasanah, mengungkapkan bahwa kondisi bangunan yang rusak memaksa pihak sekolah menyesuaikan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Terlebih, beberapa ruang kelas sudah tidak bisa lagi digunakan, sehingga siswa terpaksa belajar secara bergantian.

“Kelas 1 harus bergantian dengan kelas 2. Sementara kelas 4 menempati ruang UKS, dan kelas 5 menggunakan ruang perpustakaan sebagai tempat belajar,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada TribunBanten.com.

Nunung menambahkan, ruang kelas yang mengalami kerusakan paling parah berada di kelas 3.

Kondisi semakin sulit saat hujan turun. Air kerap masuk ke dalam kelas akibat kebocoran atap, sehingga siswa terpaksa belajar di teras sekolah.

“Saat hujan, siswa harus belajar di teras karena ruang kelas bocor dan tergenang air,” katanya.

Nunung berharap, pemerintah daerah segera turun tangan untuk memastikan sarana dan prasarana pendidikan dalam kondisi layak.

“Situasi ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah agar segera dilakukan perbaikan,” pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved