Mobil Pejabat Tabrak Siswa di Pandeglang
BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Pandeglang, Mobil Diduga Milik Pejabat DPMPTSP Tabrak Siswa SD
Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan tunggal.
Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya AMD Lintas Timur tepatnya di depan sekolah SDN Sukaratu 5, Kamis (30/4/2026).
Tak hanya siswa, satu orang pendagang yang berjualan di lokasi juga menjadi korban kecelakaan tunggal tersebut.
Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIB pagi.
Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Berlaku Mulai 1 Mei
Berdasarkan informasi, satu orang siswa meninggal dunia, sementara siswa lainya termasuk satu orang pedagang dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.
Sementara orang yang menabrak diduga adalah kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, bernama Mursidi.
Dalam sebuah video yang diterima TribunBanten.com, kendaraan yang menabrak siswa bermerek Kijang Innova Nomor Polisi A 1633 BF.
Seorang guru, Rika Novianti mengungkapkan, bahwa pada saat kejadian para siswa tengah berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah.
Namun secara tiba-tiba mobil yang dikendarai oleh Kepala DPMPTSP tersebut langsung menghantam para siswa yang tengah jajan.
"Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menggeruduk siswa, seles dan pedagang yang ada di depan," ujarnya.
"Ada yang ke bawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk solokan," tambahnya.
"Pas kita denger benturan mobil kenceng guru-guru langsung berlarian ke depan, bahkan ada guru yang gotong siswa," sambungnya.
Ia mengatakan, mobil yang menabrak para siswa termasuk dua orang lainya bermerk Kijang Innova diduga dikendarai Kepala DPMPTSP Pandeglang.
Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang.
"Semuanya di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini," katanya.
Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah.
"Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ," ujarnya.
"Kalau pelaku katanya lagi dibawa sama Polres," tambahnya.
Hingga berita ini dirilis, TribunBanten.com belum mendapatkan keterangan resmi kronologi kejadian dari Polres Pandeglang maupun Polsek kota Pandeglang.
| Kecelakaan Hari Ini: Motor Vs Truk di Tirtayasa Serang, Motor Ringsek Pengendara Alami Luka |
|
|---|
| Kecelakaan Adu Banteng di Alam Sutera Tangsel, Xpander Putih Terbalik Usai Tabrak Sedan Hitam |
|
|---|
| Kronologi Kecelakaan di Sawarna Lebak : Mikrobus Asal Bekasi Terperosok, Puluhan Penumpang Terluka |
|
|---|
| Kecelakaan di PIK : Mobil Fortuner Hantam 2 Mobil dan 4 Motor, 2 Orang Tewas, 7 Terluka |
|
|---|
| Daftar Korban Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi Hari Ini, Satu Pemudik Asal Kota Cilegon Meninggal Dunia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kecelakaan-hari-ini-pandeglabg.jpg)