Mobil Pejabat Tabrak Siswa di Pandeglang

BREAKING NEWS! Kecelakaan Maut di Pandeglang, Mobil Diduga Milik Pejabat DPMPTSP Tabrak Siswa SD

Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist/Kiriman Warga
KECELAKAAN HARI INI - Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan tunggal, Kamis (29/4/2026). 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak delapan orang siswa sekolah SDN Sukaratu 5 di Kelurahan Sukasari, Kecamatan Majsari, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi korban kecelakaan tunggal. 

Kecelakaan tersebut terjadi di Jalan Raya AMD Lintas Timur tepatnya di depan sekolah SDN Sukaratu 5, Kamis (30/4/2026). 

Tak hanya siswa, satu orang pendagang yang berjualan di lokasi juga menjadi korban kecelakaan tunggal tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 09.00 WIB pagi. 

Baca juga: Bayar Pajak Kendaraan Bermotor di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Pertama, Berlaku Mulai 1 Mei

Berdasarkan informasi, satu orang siswa meninggal dunia, sementara siswa lainya termasuk satu orang pedagang dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. 

Sementara orang yang menabrak diduga adalah kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Pandeglang, bernama Mursidi. 

Dalam sebuah video yang diterima TribunBanten.com, kendaraan yang menabrak siswa bermerek Kijang Innova Nomor Polisi A 1633 BF. 

Seorang guru, Rika Novianti mengungkapkan, bahwa pada saat kejadian para siswa tengah berburu jajan di waktu jam istirahat di halaman sekolah. 

Namun secara tiba-tiba mobil yang dikendarai oleh Kepala DPMPTSP tersebut langsung menghantam para siswa yang tengah jajan. 

"Posisi lagi beli jajan, nah mobil itu datang menggeruduk siswa, seles dan pedagang yang ada di depan," ujarnya. 

"Ada yang ke bawa, ada yang masuk kolong, ada juga yang masuk solokan," tambahnya. 

"Pas kita denger benturan mobil kenceng guru-guru langsung berlarian ke depan, bahkan ada guru yang gotong siswa," sambungnya. 
  
Ia mengatakan, mobil yang menabrak para siswa termasuk dua orang lainya bermerk Kijang Innova diduga dikendarai Kepala DPMPTSP Pandeglang. 

Usai kejadian, para korban langsung dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang. 

"Semuanya di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang. Tadi juga Bupati sudah jenguk ke sini," katanya.

Ia mengaku, bahwa para guru sering menegur para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan halaman sekolah. 

"Sering kita tegur, bukan hanya satu dua kali. Tapi mereka tetap jualan di situ," ujarnya. 

"Kalau pelaku katanya lagi dibawa sama Polres," tambahnya. 

Hingga berita ini dirilis, TribunBanten.com belum mendapatkan keterangan resmi kronologi kejadian dari Polres Pandeglang maupun Polsek kota Pandeglang.

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved