Pria Bunuh Pacar di Pandeglang

Hasil Olah TKP Pembunuhan di Pandeglang, Polisi Temukan Dugaan Korban Tewas Dicekik Pacarnya

Kaur Bantuan Teknis Indentifikasi Satreskrim Polres Pandeglang, Bripka Bayu Kurniawan, menyebut bahwa korban DI (27) warga Kecamatan Saketi

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Misbahudin | Editor: Ahmad Tajudin
TribunBanten.com/Misbahudin
Kaur Bantuan Teknis Indentifikasi Satreskrim Polres Pandeglang, Bripka Bayu Kurniawan, menyebut kasus dugaan pembunuhan di Pandeglang bahwa korban DI (27) warga Kecamatan Saketi diduga dicekik oleh terduga pelaku OI (28) yang merupakan pacarnya sendiri, Jumat (8/5/2026).  
Ringkasan Berita:
  • Satreskrim Polres Pandeglang menyebut kasus dugaan pembunuhan di Pandeglang yang dilakukan oleh seorang pria terhadap pacarnya di Pandeglang, korban dicekik oleh pelaku.
  • Korban berinisial DI (27) warga Kecamatan Saketi meninggal dunia setelah diduga dicekik oleh terduga pelaku OI (28) yang merupakan pacarnya sendiri.
  • Peristiwa terjadi di rumah pelaku di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang pada Kamis (8/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. 
 
 

 

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Kaur Bantuan Teknis Indentifikasi Satreskrim Polres Pandeglang, Bripka Bayu Kurniawan, menyebut kasus dugaan pembunuhan di Pandeglang bahwa korban DI (27) warga Kecamatan Saketi diduga dicekik oleh terduga pelaku OI (28) yang merupakan pacarnya sendiri, Jumat (8/5/2026). 

Korban diduga dibunuh oleh terduga pelaku di rumahnya sendiri di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang pada Kamis (8/5/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB. 

Saat ini, pelaku sudah diamankan oleh Polres Pandeglang

"Hasil olah TKP sementara, ditubuh korban seperti buih kecil, kemungkinan korban dicekik," ujarnya saat ditemui di lokasi. 

Ia mengatakan, korban dibunuh diperkirakan pada pukul 19.00 hingga 20.00 WIB. 

"Lebih dari 12 jam lah untuk korban ini. Korban kalau liat di KTP dari Kecamatan Saketi," katanya. 

Baca juga: BREAKING NEWS! Pria di Pandeglang Diduga Bunuh Kekasihnya, Warga Syok Police Line Terpasang

Ia menyebut ada beberapa barang bukti yang ditemukan pada saat olah TKP, namun hal itu tidak bisa dibeberkan sekarang ini. 

"Ditemukan beberapa barang milik korban, diduga kemungkinan ada sangkut paut dengan kejadian," katanya. 

Terkait motif pembunuhan pihak kepolisian masih mendalami. 

"Untuk hubungannya dan motif lainya, masih didalami," katanya. 

Korban sekarang ini dilarikan ke RSUD Berkah Pandeglang untuk dilakukan visum luar maupun visum dalam. 

"Jenazah dibawa ke RSUD Berkah Pandeglang," pungkasnya. 

KASUS PEMBUNUHAN - Seorang pria berinisial OI (28) warga Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri di rumahnya, Jumat (8/5/2026). 
KASUS PEMBUNUHAN - Seorang pria berinisial OI (28) warga Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri di rumahnya, Jumat (8/5/2026).  (TribunBanten.com/Misbahudin)

Diberitakan sebelumnya, seorang pria berinisial OI (28) warga Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya, Kabupaten Pandeglang, Banten diduga tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri, Jumat (8/5/2026). 

Korban berisinial DI (27) warga Kecamatan Saketi, Pandeglang, dikabarkan meninggal dunia.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Kamis (7/5/2026) sekitar pukul 20.00 WIB malam di kediaman rumah pelaku OI, di Kampung Kadujangkung, Desa Kadujangkung, Kecamatan Mekarjaya. 

Pantauan TribunBanten.com, di rumah terduga pelaku sudah terlihat kosong tanpa penghuni. 

Hanya terlihat police line, garis pembatas berwarna kuning mengelilingi kediaman rumah terduga pelaku. 

Berdasarkan informasi dari warga, pelaku sudah berada di Polsek Banjar. 

Salah seorang warga yang tidak jauh dari kediaman rumah terduga pelaku, Siska, mengaku bahwa warga tidak mengetahui persis terkait awal mula peristiwa pembunuhan tersebut terjadi. 

Warga baru mengetahui informasi pembunuhan setelah melihat kedatangan polisi ke rumah OI pada pagi hari. 

"Kurang tau, tetangganya juga tidak ada yang tau. Tiba-tiba datang polisi saja ke rumahnya," katanya saat ditemui di kediamannya, samping rumah terduga pelaku. 

Menurutnya, berdasarkan informasi dari pihak keluarga, pelaku dan korban sempat mendengar pertengkaran, akan tetapi hal tersebut dianggap sudah biasa.

Ia mengungkapkan, korban sering menginap di kediaman rumah terduga pelaku meskipun belum ada ikatan pernikahan. 

Bahkan, ibu pelaku yang ada di rumah juga mengaku tidak mengetahui terkait peristiwa tersebut.

"Orang tuanya sempat denger cekcok, cuma kata orang tuanya sudah biasa. Cuma pas dibangunin suruh makan, ibunya kaget syok, tiba-tiba sudah meninggal," bebernya. 

 

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved