Sederet Artis Dikaitkan dengan Broken Strings, Aurelie Moeremans Ingatkan Netizen Jangan Menghakimi

Aurelie Moeremans menegaskan banyak asumsi yang beredar belum tentu benar, dan hal itu justru membuatnya merasa tidak nyaman.

Tayang:
Editor: Vega Dhini
Kolase Tribun Banten/Instagram @aurelie
Tangkapan layar Instagram @aurelie, Senin (12/1/2026). Sejumlah nama artis juga ikut menjadi sorotan karena dikaitkan dengan tokoh-tokoh yang ada di dalam buku Broken Strings. Aurelie Moeremans menegaskan banyak asumsi yang beredar belum tentu benar, dan hal itu justru membuatnya merasa tidak nyaman. 

TRIBUNBANTEN.COM - Nama Aurelie Moeremans belakangan menjadi perbincangan hangat setelah merilis buku berjudul Broken Strings.

Buku Broken Strings tersebut dirilis secara digital dan dibagikan gratis oleh Aurelie Moeremans.

Dalam bukunya itu, Aurelie Moeremans bercerita tentang pengalaman pahit yang dialami semasa remaja.

Diduga, Aurelie Moeremans pernah mengalami child grooming pada saat usianya baru 15 tahun hingga menginjak 18 tahun.

Sejumlah nama artis juga ikut menjadi sorotan karena dikaitkan dengan tokoh-tokoh yang ada di dalam buku Broken Strings.

Aurelie Moeremans meminta pembaca Broken Strings tidak berspekulasi terkait identitas asli dari karakter yang diceritakan.

Netizen juga banyak yang menduga siapa saja yang menjadi sosok di balik karakter-karakter lain seperti Jo, Mama Jo, Kelly, Milo, Zane, dan Tom mewarnai pengalaman pribadinya saat usia 15 sampai 18 tahun yang mengalami child grooming.

Child Grooming sendiri merupakan praktik manipulasi yang dilakukan orang dewasa terhadap anak dengan tujuan tertentu.

Adapun nama Roby Tremonti menjadi sorotan setelah ia merasa tersindir dengan karakter Bobby yang ada dalam buku tersebut.

Menyikapi hal ini, Aurelie meminta pembaca untuk tidak menganggap spekulasi tersebut sebagai kebenaran, pasalnya ia menyadari tak sedikit justru menyerang atau membully artis tertentu.

"Please.... Aku mau minta satu hal notes penting soal Broken Strings. Tolong jangan membully atau menyerang karakter-karakter yang ada di dalam buku, apalagi kalau itu masih sebatas tebakan-tebakan," dikutip dari tulisan Aurelie di instagram broadcast, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan banyak asumsi yang beredar belum tentu benar, dan hal itu justru membuatnya merasa tidak nyaman.

"Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar, dan jujur aku nggak enak bacanya," ungkapnya.

"Fokus dari cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. ," ujarnya.

Bintang film Story of Kale ini pun menanggapi kemungkinan adanya individu yang mengklaim diri mereka sebagai karakter dalam bukunya. 

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved