Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Tangsel Monitoring Kali Angke hingga Cisadane
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan meningkatkan pemantauan kondisi sungai menyusul prakiraan cuaca ekstrem
Penulis: Ade Feri | Editor: Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten meningkatkan pemantauan kondisi sungai menyusul prakiraan cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah tersebut.
Pemantauan dilakukan pada sejumlah aliran sungai utama seperti Kali Angke, Kali Serua hingga Sungai Cisadane guna mengantisipasi potensi banjir.
Langkah ini dilakukan setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Tangerang Selatan berpotensi mengalami curah hujan sangat lebat yang disertai angin kencang dalam beberapa waktu ke depan.
Penata Layanan Operasional Danton Penanganan Bencana BPBD Kota Tangerang Selatan, Dian Wiryawan mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi wilayah, khususnya pada titik-titik yang rawan terdampak cuaca ekstrem.
Pemantauan itu lanjut Dian, dilakukan dengan tetap melakukan monitoring melalui laporan masyarakat dan grup komunikasi.
"(Mitigasi potensi banjir) Tim BPBD tetap monitor via WA dan standby tim," ujarnya kepada TribunBanten.com, Jumat (6/3/2026).
"Selain itu, kami juga melakukan pengamatan tinggi muka air sungai secara rutin,” tambah Dian.
Baca juga: Agenda Pimpinan Tangsel Hari Jumat 6 Maret 2026: Benyamin Safari Ramadan, Pilar Lantik Karang Taruna
Ia menjelaskan, pemantauan dilakukan setidaknya tiga kali dalam sehari terhadap sejumlah aliran sungai yang melintasi wilayah Tangerang Selatan, di antaranya Kali Angke, Kali Serua, serta Sungai Cisadane.
Sejauh ini, berdasarkan laporan yang diterima BPBD, belum terdapat genangan banjir di wilayah Tangerang Selatan meskipun hujan masih mengguyur beberapa kawasan.
"Hingga saat ini genangan air belum ada, hanya pohon tumbang," katanya.
Pohon tumbang tersebut, kata Dian, dilaporkan terjadi di Jalan Cilenggang Raya, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.
Batang pohon yang tumbang itu disebabkan oleh akar pohon yang sudah keropos dan sempat menimpa kabel listrik dan menutup akses jalan utama.
Namun demikian, petugas dari BPBD Tamgsel bersama unsur terkait langsung melakukan evakuasi dengan memotong batang pohon yang tumbang.
"Proses penanganan selesai sekitar pukul 09.50 WIB dan arus lalu lintas di lokasi kembali normal," ucapnya.
Di akhir dirinya mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang maupun genangan air di sejumlah titik.
"Kami juga meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing," pungkasnya.
| Viral Detik-detik Buaya Besar Muncul di Sungai Cisadane, BPBD Tangerang Turun Tangan |
|
|---|
| Cuaca Ekstrem Ancam Banten 3-8 Mei 2026, Ini Daftar Wilayah Terdampak |
|
|---|
| Peringatan Dini BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem Hantam Banten, 3-8 Mei 2026, Ini Daerah Terdampak |
|
|---|
| BSD Sinar Mas Land Diperiksa Kejari Tangsel soal Kebakaran Gudang Pestisida |
|
|---|
| SPAM Kali Angke 2 Mulai Dibangun, Perseroda PITS Siapkan Ekspansi ke SPAM Cisadane di Tahun 2027 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/pohon-tumbang-di-tangsel.jpg)