Dugaan Child Grooming di Tangsel

Duduk Perkara Dugaan Child Grooming di SMK Swasta Tangsel, Libatkan Kepsek hingga Didemo Siswa

Dugaan kasus child grooming yang menyeret oknum kepala sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan

Tayang:
Editor: Ahmad Tajudin
Dok. Ist/Tribun Lampung
CHILD GROOMING - Dugaan kasus child grooming yang menyeret oknum kepala sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan, memicu kegaduhan bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Banten.  

Ringkasan Berita:
  • Kasus dugaan kasus child grooming di sebuah SMK swasta di Pamulang, Tangerang Selatan, tengah menggegerkan jagat maya.
  • Kasus tersebut diduga melibatkan kepala sekolah dengan salah seorang siswi di sekolah tersebut.
  • Isu ini meledak setelah kegiatan perpisahan kelas XII ke Dieng dan Yogyakarta pada awal Mei 2026.
  • Para siswa mulai berani bersuara di media sosial dengan membagikan bukti kedekatan yang dianggap tidak wajar, hingga menggelar aksi demo hari ini, Senin (18/5/2026).

 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGSEL - Dugaan kasus child grooming yang menyeret oknum kepala sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan, memicu kegaduhan bagi dunia pendidikan, khususnya di lingkungan sekolah menengah kejuruan (SMK) swasta di Banten. 

Child grooming merupakan tindakan manipulasi psikologis yang dilakukan orang dewasa terhadap anak atau remaja untuk membangun kedekatan emosional dan memperoleh kepercayaan korban. 

Umumnya, pelaku melakukan pendekatan secara perlahan melalui perhatian khusus, hadiah, bantuan tertentu, hingga membangun ketergantungan emosional sebelum melakukan tindakan yang mengarah pada eksploitasi atau pelecehan.

Kasus ini menjadi sorotan setelah sejumlah siswa menggelar aksi protes di area sekolah sebagai bentuk tuntutan agar dugaan pelanggaran terhadap peserta didik diusut secara transparan.

Kasus tersebut ramai menjadi perbincangan di kalangan siswa setelah muncul dugaan adanya kedekatan khusus antara kepala sekolah dengan seorang siswi di sekolah tersebut.

Informasi mengenai dugaan itu mulai mencuat usai kegiatan pelepasan siswa kelas XII yang digelar pada 7 Mei 2026 lalu. 

Sejumlah siswa kemudian mulai menyampaikan kesaksian hingga membagikan dugaan bukti melalui media sosial.

Salah seorang siswa yang enggan disebutkan identitasnya mengaku, isu tersebut sebenarnya sudah lama terdengar di lingkungan sekolah.

Namun, menurut dia, sebelumnya belum banyak siswa yang berani berbicara secara terbuka.

“Kasus seperti ini sebenarnya sudah lama dibicarakan. Dulu pernah ada yang mencoba speak up, tapi tidak terlalu digubris,” ujar siswa tersebut melalui pesan singkat, Jumat (15/5/2026).

Baca juga: BREAKING NEWS! Siswa SMK Swasta di Tangsel Gelar Demo, Buntut Viral Dugaan Child Grooming

Menurutnya, dugaan kasus itu kembali menjadi sorotan setelah kegiatan pelepasan siswa ke Dieng dan Yogyakarta. 

Dalam kegiatan tersebut, kepala sekolah disebut kerap terlihat bersama siswi yang diduga menjadi korban.

Tak hanya itu, sejumlah siswa juga menuding adanya perlakuan khusus terhadap siswi tersebut.

Perlakuan khusus itu diantaranya yaitu memberikan bantuan pembayaran SPP, hingga biaya kegiatan sekolah disebut-sebut diberikan secara khusus.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved