Dugaan Child Grooming di Tangsel
Duduk Perkara Dugaan Child Grooming di SMK Swasta Tangsel, Libatkan Kepsek hingga Didemo Siswa
Dugaan kasus child grooming yang menyeret oknum kepala sekolah di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan
“Banyak yang lihat mereka sering bareng saat kegiatan sekolah,” katanya.
Sumber lain menyebut, sejumlah guru sebenarnya telah mengetahui isu yang berkembang di lingkungan sekolah tersebut.
Bahkan, para guru disebut melakukan pengawasan terhadap kepala sekolah yang bersangkutan.
“Para guru selalu mantau dan awasin kepsek tersebut, karena di tahun-tahun sebelumnya ini selalu diam-diam," katanya.
"Tapi di tahun ini sangat terang-terangan,” jelasnya.
Ramainya pembahasan di media sosial membuat pihak yayasan dan manajemen sekolah akhirnya mengambil langkah.
Kepsek Dinonaktifkan
Kepala sekolah yang bersangkutan kini telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya guna mendukung proses investigasi internal.
Dalam pernyataan resminya, pihak sekolah menyebut telah membentuk tim khusus untuk mendalami dugaan kasus tersebut.
Investigasi dilakukan secara menyeluruh sesuai aturan hukum dan kode etik pendidikan yang berlaku.
“Demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi, saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga proses pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya,” tulis pernyataan resmi pihak sekolah, yang diunggah di media sosial instagram.
Selain itu, pihak yayasan juga mengaku tengah berkoordinasi dengan pihak terkait guna menentukan langkah lanjutan atas dugaan kasus tersebut.
“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara adil, tegas, dan sesuai dengan aturan hukum serta kode etik pendidikan yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepala sekolah yang bersangkutan, terkait dugaan yang beredar di kalangan siswa tersebut.
Didemo Siswa
Puluhan siswa di salah satu SMK swasta di Kota Tangerang Selatan menggelar aksi demonstrasi hari ini, Senin (18/5/2026).
Aksi itu dilakukan para siswa buntut dugaan kasus child grooming yang belakangan ramai diperbincangkan di lingkungan sekolah dan media sosial.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-child-grooming-yang-menyeret.jpg)