Breaking News:

Virus Corona

Update Corona Sabtu 2 Mei 2020: Pasien Positif Corona di Indonesia 10.843 Orang, Termasuk Banten

Provinsi DKI Jakarta masih menempati urutan pertama sebagai episentrum Covid-19 dengan 4397 orang.

RS Siloam Kelapa Dua Tangerang
Bayi dilahirkan dari seorang ibu bernisial EF yang merupakan penderita virus corona atau Covid-19 di RS Siloam Kelapa Dua Tangerang, Rabu (29/4/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mencatat jumlah pasien positif virus corona atau penyakit Covid-19 di Indonesia per Sabtu 2 Mei 2020 mencapai 10.843 orang atau bertambah penambahan 292 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Sedangkan jumlah pasien sembuh sebanyak 1.665 orang atau bertambah 74 orang. Dan jumlah pasien corona yang meninggal 831 orang atau bertambah 31 orang dibandingkan sehari sebelumnya.

Hal itu disampaikan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (2/5/2020).

Untuk sebaran Covid-19, Provinsi DKI Jakarta masih menempati urutan pertama sebagai episentrum Covid-19 dengan  4397 orang terinfeksi virus corona.

DKI Jakarta juga menempati urutan pertama sebagai wilayah dengan jumlah pasien Covid-19 yang paling banyak meninggal, yakni 392 orang.

Namun, angka kesembuhan pasien Covid-19 di DKI Jakarta juga tertinggi dengan 513 pasien sembuh.

"Distribusi pasien sembuh terbanyak adalah DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Sulawesi Selatan dan Bali sehingga total keseluruhan adalah 1.665 orang,” ujar Yurianto.

Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis.

Adapun angka kematian pasien Covid-19 di Indonesia sebanyak 831 orang paling banyak disebabkan faktor usia dan penyakit penyerta atau komorbiditas seperti hipertensi, diabetes, jantung dan penyakit paru-paru, yang memperburuk kondisi pasien hingga meninggal dunia.

Mengejutkan! Kasus Positif Corona di Indonesia Tembus 10 Ribu Orang, Tertinggi di Asia Tenggara

 

 

Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 107.943 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 89 laboratorium. Sebanyak 79.868 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.843 positif dan 69.025 negatif.

Halaman
12
Penulis: Abdul Qodir
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved