Breaking News:

Virus Corona

Pemudik Dilarang Balik ke Jakarta, Disekat Polisi Mulai Jatim Hingga Banten

Setiap orang dilarang memasuki wilayah Jakarta dengan pengecualian selama masa PSBB, sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Sejumlah gerbang tol di Tol Jakarta-Cikampek ditutup sementara, Kamis (2/1/2020). 

* Daftar Lengkap Lokasi Check Point

TRIBUNBANTEN.COM - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan bahwa pihak Ke polisian Republik Indonesia akan memberlakukan penyekatan jalur-jalur utama arus balik yang menuju ke wilayah ibu kota Jakarta dari berbagai daerah.

Argo mengimbau agar masyarakat tidak kembali masuk ke Jakarta, sebagaimana diketahui bahwa kasus positif Covid-19 di Jakarta paling tinggi.

Catatan Tribunbanten.com, per Sabtu 23 Mei 2020, pemerintah mengumumkan jumlah warga yang terjangkit virus corona di Jakarta mencapai 6.515 orang dan 501 pasien corona meninggal.

Jakarta masih menjadi zona merah atau episentrum nomor satu penyebaran virus corona di Indonesia.

"Bagi masyarakat yang tidak memiliki keterampilan khusus dan tidak memiliki suatu keahlian diharapkan untuk tidak kembali ke Jakarta," kata Argo.

Update 23 Mei: Warga Terjangkit Corona Sehari Tambah 949 Orang, Total 21.745 Orang

 

Selain itu, Argo juga menjelaskan bahwa Provinsi DKI Jakarta juga sudah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang diatur dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 47 Tahun 2020, dan dalam hal ini telah diperpanjang sampai tanggal 4 Juni 2020.

Artinya, setiap orang dilarang memasuki wilayah Jakarta dengan pengecualian selama masa PSBB, sebagai upaya memutus rantai penularan Covid-19.

Dalam pelaksanaan penyekatan-penyekatan tersebut, petugas dari unsur TNI dan Polri akan berjaga di masing-masing lokasi pos check point atau PCP yang ditentukan.

Polisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek menyusul adanya kebijakan PSBB dan larangan mudik.
Polisi menghalau mobil bus yang membawa penumpang di jalan tol Jakarta-Cikampek untuk keluar ke Gerbang tol Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/4/2020). Larangan mudik mulai diberlakukan 24 April 2020 pukul 00.00 WIB. Polda Metro Jaya melarang kendaraan pribadi baik motor atau mobil dan kendaraan umum berpenumpang keluar dari wilayah Jabodetabek menyusul adanya kebijakan PSBB dan larangan mudik. (Kompas.com/Garry Lotulung)

Lebih 80 Pos Check Point petugas disebar mulai wilayah hukum Polda Jawa Timur hingga Polda Banten, untuk menyekat para warga yang nekat ingin masuk ke Jakarta pada arus balik Lebaran nanti.

Dipastikan para petugas akan memutarbalikkan kendaraan yang akan kembali ke Jakarta.

"Artinya, bahwa kita berharap, semuanya untuk patuh, dan kemudian mengikuti apa yang menjadi kebijakan pemerintah,” jelas Argo.

Dari pemberlakuan penyekatan di beberapa titik tersebut, masyarakat diminta agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan sebagai bentuk memutus rantai penularan Covid-19.

"Itu yang kita lakukan, dan kita berharap masyarakat untuk mentaati kaitannya dengan apa yang menjadi program, maupun yang telah disampaikan oleh pemerintah, ya. Ini kita belajar, kemudian kita patuh, jangan sampai kita menjadi jadi korban ya, itu di situ,” jelas Argo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved