Virus Corona

Update Corona 2 Juni 2020: Berikut Sebaran Positif Covid-19 di 34 Provinsi

Seiring rencana penerapan kehidupan kenormalan baru atau New Normal menghadapi pandemi virus corona, jumlah warga positif Covid-19 terus bertambah.

Tayang:
Penulis: Abdul Qodir | Editor: Abdul Qodir
Dok. BNPB
Peta sebaran Covid-19 di Indonesia per Selasa 2 Juni 2020. 

TRIBUNBANTEN.COM - Seiring rencana penerapan kehidupan kenormalan baru atau New Normal menghadapi pandemi virus corona, jumlah warga positif Covid-19 terus bertambah.

Per Selasa 2 Juni 2020, pemerintah mengumumkan pasien corona bertambah 609 orang, sehingga saat ini jumlah pasien corona di Indonesia menjadi 27.549 orang.

"Covid-19 terkonfirmasi sebanyak 609 orang sehingga total kasus positif menjadi sebanyak 27.549 orang," ujar Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto dalam keterangan pers di kantor BNPB, Jakarta, Selasa (2/6/2020).

Yurianto menyampaikan kasus penyakit Covid-19 yang menjangkit warga ada di 34 provinsi di Indonesia.

Kasus Covid-19 terbanyak ada di Jakarta dan Jawa Timur.

Di DKI Jakarta ada 7.541 orang positif corona.

Sementara, di Jawa Timur ada 5.135 orang terpapar virus corona jenis baru atau SARS-CoV 2 tersebut.

"Ada 11 provinsi hari ini yang dilaporkan tidak ada kasus penambahan sama sekali," jelas Yurianto.

Update 1 Juni: Warga Terjangkit Corona 26.940 Orang, Meninggal 1.641, Sembuh 7.637

 

 

Yurianto juga menyampaikan, pasien corona yang sembuh bertambah 298 orang, sehingga totalnya menjadi 7.935 orang.

Namun, ada tambahan 22 pasien corona yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir, sehingga totalnya menjadi 1.663 orang meninggal dunia akibat virus mematikan itu.

Drama Penangkapan Nurhadi, Gerbang dan Pintu Rumah Dibongkar Paksa

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan atau PDP terkait Covid-19 di Indonesia berjumlah 13.213 orang.

Adapun jumlah orang dalam pemantauan atau ODP terkait Covid-19 berjumlah 48.023 orang.

Ia menyebut, masyarakat harus mengubah kebiasaannya saat tatanan kehidupan baru diterapkan.

Selain itu, juga diperlukan adanya kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat dalam penerapannya.

"Di dalam kebiasaan baru, banyak yang kita rubah. Ini bukan sesuatu yang sulit, karena sudah banyak yang kita lakukan," kata Yurianto.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved